Interpol Pilih Pejabat Korea Selatan sebagai Presiden
Kim Jong-yang dari Korea Selatan terpilih sebagai Presiden Interpol yang baru. (Foto: Interpol).
Dubai: Kim Jong-yang dari Korea Selatan (Korsel) terpilih sebagai Presiden baru Interpol. Jong-yang mengalahkan kandidat dari Rusia Alexander Prokopchuk dalam pemilihan di Dubai, Rabu 21 November 2018.

Alexander Prokopchuk, veteran kementerian dalam negeri, sebelumnya menjadi favorit untuk terpilih sebagai presiden pada sebuah pertemuan kongres tahunan Interpol. Dia saat ini adalah salah satu dari empat wakil presiden Interpol.

Pemilihan Presiden baru Interpol dilakukan menyusul lenyapnya mantan Presiden Interpol Meng Hongwei dari Tiongkok pada September. Tiongkok sejak itu menegaskan bahwa Hongwei telah ditahan dan sedang diselidiki karena diduga menerima suap.


Sebelumnya muncul imbauan dari negara-negara Barat agar Interpol menolak pencalonan Prokopchuk. Mereka khawatir Rusia bisa menyalahgunakan Red Notice untuk lawan politik pemerintahan saat ini.

“Kami mendorong seluruh negara dan organisasi yang menjadi bagian dari Interpol untuk mematuhi aturan yang berlaku dan memilih pemimpin dengan integritas. Kami yakin Kim akan menjadi pemimpin yang dimaksud,” tutur Menteri Luar Negeri Amerika Serikat (AS) Mike Pompeo, seperti dikutip AFP, Rabu, 21 November 2018.

Sekelompok senator Amerika Serikat mengatakan memilih Prokopchuk akan "mirip dengan menempatkan seekor musang yang bertanggung jawab menjaga kandang ayam". Sementara seorang kritikus Kremlin terkemuka mengatakan akan seperti "menempatkan mafia untuk bertanggung jawab".

Perwakilan Inggris mengatakan mendukung Kim Jong-yang. Beberapa anggota parlemen Inggris telah mendesak agar mempertimbangkan mundur dari Interpol jika Prokopchuk terpilih.

"Menempatkan wakil senior dari salah satu pemerintah paling kriminal di Bumi yang bertanggungjawab atas Interpol, sama seperti memperolok rganisasi atas prinsipnya sendiri," kata anggota parlemen Konservatif, Bob Seely.

Lithuania, yang memperoleh kembali kemerdekaannya dari Rusia selama runtuhnya Uni Soviet dan sekarang menjadi anggota Nato dan Uni Eropa, sudah mengancam akan meninggalkan Interpol jika Prokopchuk terpilih.

Presiden Interpol dipilih melalui mekanisme Majelis Umum. Sementara operasi sehari-hari dipegang oleh Sekretaris Jenderal Juergen Stock.



(FJR)

metro tv
  • Opsi Opsi
  • kick andy Kick Andy
  • economic challenges Economic Challenges
  • 360 360

Dapatkan berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

Powered by Medcom.id