Myanmar Gelar Pemilu Sela Pilih Anggota Parlemen
Pemilu sela sedang berlangsung di Myanmar. (Foto: AFP)
Nay Pyi Taw: Posisi pemimpin de facto Myanmar, Aung San Suu Kyi, dipertaruhkan pada pemilu sela, Sabtu 3 November kemarin. Kali ini, sebanyak 13 kursi diperebutkan.

13 kursi ini terdiri dari kursi parlemen dan legislatif daerah dan tersebar di seluruh penjuru Myanmar. Lebih dari 20 partai dan 69 kandidat bertarung. Hasil dari pemilu sela ini diprediksi akan diumumkan pada hari ini. 

Pada 2015 lalu, Suu Kyi merebut kekuasaan di Myanmar bersama Liga Nasional Demokrasi (NLD). Dalam pemilu sela ini, tampaknya NLD masih memimpin.


"Saya memilih NLD pagi ini," kata seorang warga Myanmar yang tinggal di Tamwe, Maung Maung, dikutip dari Channel News Asia, Minggu 4 November 2018.

"Saya adalah pendukung kuat NLD selama bertahun-tahun. Meski ada kegagalan dalam kekuasaan mereka," lanjut dia.

Terpilihnya Suu Kyi bersama NLD mengakhiri kekuasaan junta yang telah berlangsung selama setengah abad. Namun kekuasaan Suu Kyi kini sedang menghadapi krisis, terutama soal Rohingya.

Tentara Myanmar dituding melakukan genosida terhadap Rohingya di Rakhine State, tahun lalu dan menyebabkan hampir satu juta Rohingya mengungsi ke Bangladesh. 

Tak hanya itu, perekonomian pun dinilai melambat dan pembicaraan perdamaiandengan pemberontak dari Kachin dan kawasan suku kecil lain juga goyah.



(WIL)

metro tv
  • Opsi Opsi
  • kick andy Kick Andy
  • economic challenges Economic Challenges
  • 360 360

Dapatkan berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

Powered by Medcom.id