Dubes AS untuk Indonesia Joseph Donovan (kedua dari kiri) bertemua Ketua PBNU Said Aqil Siroj. Foto: Medcom.id/Sonya Michaella
Dubes AS untuk Indonesia Joseph Donovan (kedua dari kiri) bertemua Ketua PBNU Said Aqil Siroj. Foto: Medcom.id/Sonya Michaella

AS Undang NU Melihat Keadaan Uighur di Xinjiang

Internasional amerika serikat nahdlatul ulama uighur
Sonya Michaella • 21 Oktober 2019 15:46
Jakarta: Duta Besar Amerika Serikat (AS) untuk Indonesia Joseph Donovan mengundang Nadhlatul Ulama (NU) untuk berkunjung ke Xinjiang, Tiongkok. Xinjiang merupakan rumah jutaan Muslim Uighur yang diduga mendapat penanaman ideologi komunis Tiongkok.
 
“Kami mengundang Pengurus Besar Nadhlatul Ulama (PBNU) terutama Kyai Said Aqil Siroj untuk berkunjung ke Xinjiang, untuk melihat keadaan di sana,” kata Donovan, di kantor PBNU, Jakarta, Senin 21 Oktober 2019.
 
Donovan menyebut ada sejumlah kelompok pembela HAM yang telah mengirimkan surat ke Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) di mana disebutkan bahwa ada pelanggaran HAM yang terjadi di Xinjiang.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Kyai Said menyambut baik undangan tersebut. Sebelumnya, ia mengaku sudah pernah berkunjung ke Xinjiang dan melihat kegiatan Muslim Uighur di sana.
 
“Jika memang ada pelanggaran HAM di sana, tentu kita bersuara. Tapi jika itu politik, itu adalah urusan dalam negeri Tiongkok,” ucap Kyai Said.
 
Sementara itu, Kyai Said mengungkapkan NU terus mengumpulkan informasi terkait kehidupan Muslim Uighur di Xinjiang. Menurutnya, ada tim yang sudah disiapkan di NU terkait hal tersebut.
 
Sejumlah kelompok HAM juga menuduh Tiongkok menahan jutaan Uighur karena berhaluan ekstrem, yang salah satu indikasinya adalah pernah mengunjungi satu dari 26 negara yang dianggap sensitif oleh Tiongkok. Puluhan negara itu adalah negara yang berpenduduk mayoritas Muslim, termasuk Indonesia.
 
Human Rights Watch, misalnya, yang menuding Tiongkok melarang Uighur menggunakan sapaan khas umat Islam dan harus belajar bahasa Mandarin, serta menyanyikan lagu-lagu propaganda.
 

(FJR)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif