PBB Temukan 200 Kuburan Massal di Irak
200 kuburan massal ditemukan di Irak yang diduga korban kekejaman ISIS. (Foto: AFP)
Baghdad: Lebih dari 200 kuburan massal ditemukan di Irak, negara yang pernah dikuasai kelompok teroris Islamic State (ISIS). Kuburan ini ditemukan di bagian utara dan barat Niniveh, Kirkuk, Salah al-Din dan Anbar.

Setidaknya, 95 kuburan ditemukan di Niniveh, 37 di Kirkuk, 36 di Salah al-Din dan 24 di Anbar. 

Penemuan ini dirilis oleh Misi Perserikatan Bangsa-Bangsa untuk Irak atau UNAMI. Mereka menyebut kuburan itu menampung sekitar 12 ribu korban kejahatan perang yang dilakukan ISIS.


Dilansir dari BBC, Rabu 7 November 2018, meski ratusan kuburan massal tersebut ditemukan dalam penyelidikan antara 2014 hingga 2017, jumlahnya pun terus bertambah hingga sekarang. 

Baca: Kuburan Massal Kembali Ditemukan di Irak

"Laporan adanya kuburan massal ini memperlihatkan bagaimana penderitaan yang dialami warga sipil karena ISIS," kata perwakilan PBB di Irak, Jan Kubis. 

Dari keseluruhan temuan itu, baru 28 kuburan yang berhasil digali dan ditemukan 1.298 jasad di dalamnya. Sementara separuh lagi masih ada di Niniveh. 

Wilayah Kirkuk menjadi salah satu kota terakhir yang dicengkeram ISIS, sebelum direbut kembali oleh pasukan keamanan Irak tahun lalu. 

Sejak diusirnya ISIS dari Irak, makin banyak kuburan massal ditemukan. Sejumlah keluarga di Irak pun khawatir bahwa salah satu anggota keluarganya yang hilang adalah jasad yang ada di kuburan tersebut. 




(WIL)

Dapatkan berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

Powered by Medcom.id