Pelaksana tugas (Plt) Juru Bicara Kementerian Luar Negeri Teuku Faizasyah. Foto: Medcom.id/Marcheilla Ariesta.
Pelaksana tugas (Plt) Juru Bicara Kementerian Luar Negeri Teuku Faizasyah. Foto: Medcom.id/Marcheilla Ariesta.

WNI Terinfeksi Korona, KBRI Singapura Belum Bisa Jenguk

Internasional Virus Korona wni indonesia-singapura
Marcheilla Ariesta • 05 Februari 2020 17:19
Jakarta: Pelaksana Tugas Juru Bicara Kementerian Luar Negeri Teuku Faizasyah mengatakan pihak KBRI Singapura masih belum bisa bertemu dengan warga negara Indonesia yang terjangkit virus korona. Langkah ini sesuai dengan peraturan otoritas kesehatan Negeri Singa itu.
 
"Ini merupakan satu kondisi di mana pihak Singapura tidak bisa mengeluarkan data terkait yang bersangkutan karena ada ketentuan setempat yang mengharuskan mereka memegang informasi data tersebut," kata Faizasyah di Jakarta, Rabu 5 Februari 2020.
 
Dia menambahkan karena hal tersebut pihak KBRI Singapura belum bisa bertemu dengan WNI itu. Selain itu, karena datanya tidak diketahui, maka pihak keluarga pun belum mengetahui kondisi kerabat mereka yang sakit.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Yang kita ketahui hanya yang bersangkutan adalah pekerja buruh migran kita, dan itu pun informasi kita dapatkan melalui updating yang dilakukan oleh pihak Singapura," imbuh Faizasyah.
 
Menurut dia, pihak Singapura akan terus melakukan pembaruan data dan informasi. Pemerintah RI mengetahui ada WNI yang terjangkit virus juga karena informasi dari pemerintah Singapura, katanya.
 
"Dan hari ini, pihak KBRI (Singapura) langsung berinteraksi dengan pihak Kementerian Kesehatan di sana untuk mengetahui kondisi WNI tersebut," tuturnya.
 
Faizasyah menambahkan, pihak Singapura juga yang akan menanggung segala biaya pengobatan di pasien WNI tersebut. Meski demikian, dia mengungkapkan belum ada pembahasan lebih lanjut mengenai pemulangan warga Indonesia tersebut.
 
Kementerian Kesehatan Singapura mengonfirmasi seorang warga negara Indonesia (WNI) terjangkit virus Novel Coronavirus (nCoV). Dia merupakan satu dari enam kasus terbaru yang terkonfirmasi di Singapura.
 
Yang bersangkutan merupakan perempuan Indonesia berusia 44 tahun yang tidak pernah melakukan perjalanan ke Tiongkok. Dia merupakan asisten rumah tangga dari seorang penderita nCoV.
 
Kematian akibat virus korona dilaporkan mencapai 493 jiwa, sementara pasien yang berhasil sembuh tercatat 910 orang. Adapun 24.551 terinfeksi virus tersebut di dunia.
 


 

(FJR)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif