Kementerian Luar Negeri kesulitan menghubungi mereka karena buruknya sistem komunikasi di lokasi bencana.
"Data berkembang dari waktu ke waktu. Secara total, WNI di Nepal ada 76. Jadi dari 76, 48 sudah bisa dikontak, 16 orang belum bisa dan 12 sedang ada di luar Nepal," ujar Menteri Luar Negeri Retno Marsudi di sela acara Musrenbangnas di Hotel Bidakara Jakarta, Rabu (29/4/2015).
Sore ini, Menlu Retno berencana mengirim tim bantuan kemanusiaan untuk membantu korban gempa bumi di Nepal. Tim terdiri dari unsur Kemenlu, BNPB, TNI dan PMI. Terdapat pula dua orang dokter dari Polri guna melengkapi 15 dokter dan tenaga medis yang telah disiapkan BNPB
"Kita bawa 4 ton bantuan sesuai yang diperlukan, seperti tenda rumah sakit, tenda pengisian alat kesehatan, obat-obatan dan keperluan makanan siap saji," ungkap Menlu Retno.
"Kita juga akan upayakan pencarian 16 WNI yang belum bisa ditemukan," sambung dia.
Empat hari setelah gempa 7,8 SR di Nepal, jumlah korban jiwa melambung tinggi hingga 5.057 orang, dengan 10.195 korban luka dan 454.769 lainnya kehilangan tempat tinggal.
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News