Atraksi Sirkus Formosa Taiwan (FOCA) di Nusa Indah Teater Balai Kartini, Jakarta, Kamis 27 Juni 2019. (Foto: Medcom.id/Marcheilla Ariesta)
Atraksi Sirkus Formosa Taiwan (FOCA) di Nusa Indah Teater Balai Kartini, Jakarta, Kamis 27 Juni 2019. (Foto: Medcom.id/Marcheilla Ariesta)

Pengenalan Budaya Lewat Sirkus ala Taiwan

Internasional indonesia-taiwan
Marcheilla Ariesta • 30 Juni 2019 17:03
Jakarta: Tepuk tangan meriah mengakhiri penampilan akrobatik mereka. Tarian dan kemampuan mereka dalam menghibur para penonton di Nusa Indah Teater Balai Kartini, Jakarta, memukau banyak penonton.
 
Mereka adalah Hu Chia Hao dan kawan-kawan, yang tergabung dalam Sirkus Formosa Taiwan (FOCA). Kehadiran mereka merupakan 'Diplomasi Sirkus' dari Taiwan.
 
Penampilan mereka bukan aksi sirkus biasa. Namun, mereka sekaligus mempromosikan keberagaman suku dan budaya yang ada di Taiwan juga.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Bertema 'Heart of Asia,' atraksi FOCA memadukan unsur lokal dan barat. Hal ini terlihat dengan adanya tarian dari suku Minna, Hakka, serta Aborigin, yang merupakan wujud keharmonisan pluralisme Taiwan.
 
Kepala Kantor Ekonomi dan Perdagangan Taipei (TETO) di Indonesia, John Chen, menyebutkan bahwa kehadiran FOCA merupakan bagian dari 'Kebijakan Baru ke Arah Selatan.' Menurutnya, kerja sama antara Indonesia dan Taiwan di bidang pertukaran kebudayaan merupakan salah satu hal penting.
 
"Pertunjukan yang menghadirkan keragaman budaya dari kelompok etnis Taiwan memadukan unsur Timur dan Barat, tradisi dan inovasi, sehingga teman-teman dari Indonesia dan Internasional dapat melihat keindahan seni pertunjukan Taiwan," tutur dia di Jakarta, Kamis, 27 Juni 2019.
 
Pengenalan Budaya Lewat Sirkus ala Taiwan
Aksi FOCA di Balai Kartini Jakarta. (Foto: Medcom.id/Marcheilla Ariesta)
 
Sementara itu, menurut Director Artistic Formosa Circus Art Lee Tsung-Huan, keterampilan yang dimiliki oleh dirinya dan anggota lain telah dilatih sejak kecil.
 
"Sejak kecil saya mempelajari kemampuan ini, dan ketika besar, saya mendirikan Formosa Circus Art. Setelah berdiri, kelompok kami telah melakukan penampilan di berbagai kota, baik di dalam dan luar negeri," ujar Tsung-Huan.
 
"Pertunjukan yang kami tampilkan sangat berbeda. Kami menggabungkan teater, musik, akrobat, sulap dan lainnya," tambahnya.
 
Menurut Tsung-Huan, rencana penampilan mereka di Jakarta telah diusulkan sejak setahun lalu. Untuk penampilan di Balai Kartini, Formosa Circus Art telah berlatih selama enam bulan.
 
Dia menuturkan ada 16 orang yang tergabung dalam FOCA, namun hanya sebelas yang menjadi penampil, termasuk Hu Chia Hao. Aksi sirkus akrobatik ini berdurasi 70 menit dan dibagi menjadi beberapa sesi.
 
Kelompok sirkus akrobatik ini mendapat pendanaan dari Kementerian Luar Negeri Taiwan. Tsung-Han menuturkan Kemenlu Taiwan memilih kelompoknya karena keunikannya dalam menggunakan unsur budaya dalam aksi.
 
"Karena beberapa tahun ini kami sudah punya pengalaman tampil di beberapa negara atau kota, jadi sudah banyak yang mengenal kami. Jadi, dengan menggunakan pengalaman ini, kami membagikan kesenian Taiwan kepada seluruh dunia. Dan kami senang bahwa Kemenlu Taiwan memilih kami," tambahnya.
 
Kelompok ini sudah berdiri sejak 2011 dan telah berkunjung ke banyak negara, seperti Amerika Serikat, Prancis, hingga Spanyol. Di Indonesia, mereka telah beraksi di dua kota, yakni Jakarta dan Surabaya. Usai dari Indonesia, mereka dijadwalkan beraksi di India.
 
Hu Chia Hao mengatakan tidak banyak kendala yang mereka hadapi untuk tampil di Jakarta. Cuaca dan makanan tak menjadi halangan mereka.
 
“Kendala itu adalah kilatan cahaya di atas panggung yang terkadang bisa mengganggu konsentrasi. Tapi itu semua sudah kami antisipasi,” tambahnya.
 
Melalui kunjungan Formosa Circus Art, TETO berharap hubungan baik antara Indonesia dan Taiwan tetap terjaga. Ia berharap ke depannya akan ada kunjungan dari kelompok seni lain ke Indonesia.
 

(WIL)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif