Menlu Retno Marsudi dan Menlu Subrahmanyam Jaishankar membahas kemitraan strategis Indonesia-India. (Foto: Kemenlu RI)
Menlu Retno Marsudi dan Menlu Subrahmanyam Jaishankar membahas kemitraan strategis Indonesia-India. (Foto: Kemenlu RI)

Kunjungan ke India, Menlu Retno Perkuat Ekspor Sawit

Marcheilla Ariesta • 14 Desember 2019 07:19
New Delhi: Menteri Luar Negeri Retno Marsudi melakukan kunjungan kerja ke India. Bersama mitranya, Menlu Subrahmanyam Jaishankar, keduanya memperkuat kerja sama dalam berbagai bidang, termasuk dalam bidang minyak kelapa sawit.
 
"Melalui pertemuan ini, kedua negara bertekad kuat meningkatkan kerja sama khususnya melalui strategi baru untuk mencapai target perdagangan bilateral sebesar USD50 miliar pada 2025," ucap Menlu Retno, dikutip dari pernyataan Kementerian Luar Negeri yang diterima Medcom.id, Jumat 13 Desember 2019.
 
Pertemuan ke-6 Joint Commission Meeting RI-India ini merupakan tindak lanjut pembahasan antara Presiden Joko Widodo dan Perdana Menteri Narendra Modi pada November 2019. Berbagai isu yang dibahas antara lain, langkah-langkah mencapai target perdagangan, upaya menyeimbangkan neraca perdagangan, isu kelapa sawit, serta kerja sama kedua negara di Indo-Pasifik.
 
Keduanya juga membahas beberapa kolaborasi konkret termasuk peningkatan konektivitas Aceh dan Kepulauan Andaman-Nicobar, antara lain melalui pembangunan infrastruktur di Sabang. Selain itu dibahas pula penguatan kemitraan di sektor perdagangan, pariwisata dan pendidikan sebagai implementasi Plan of Action yang telah dihasilkan di Aceh, 7 Desember 2019.
 
Tak hanya di bidang perdagangan, kedua menlu juga membahas perkuatan kemitraan strategis komprehensif RI-India di bidang pertahanan dan keamanan termasuk kerja sama industri pertahanan. Ada juga kerja sama penguatan antarmasyarakat melalui penjajakan penerbangan langsung Indonesia-India.
 
Selain itu, dalam rangka penajaman diplomasi ekonomi, Menlu Retno juga secara khusus melakukan pertemuan dengan Asosiasi Produk Minyak Nabati dan sejumlah pengusaha sawit. Kunjungannya untuk mendapat pemahaman mengenai prospek ekonomi India ke depan dan upaya-upaya untuk memperkuat ekspor sawit Indonesia.
 
Saat ini, India merupakan negara tujuan utama ekspor minyak sawit Indonesia.
 
Pertemuan juga dilakukan dengan pimpinan Indorama, Indian Chamber of Commerce (ICC), dan Confederation of Indian Industries (CII) untuk mendapat perspektif terkait iklim usaha, kesempatan outbound investment Indonesia di India, maupun minat investasi India ke Indonesia.
 
Menlu Retno juga menyampaikan pidato kunci pada Delhi Dialogue ke-11 yang bertemakan 'Advancing Partnership in Indo-Pacific'.
 
Pada forum tersebut, Retno mengungkapkan peran nyata Indonesia dalam mendorong implementasi kerja sama konkret dan inklusif di Indo-Pasifik. Dia juga menegaskan sebagai dua negara dengan ekonomi terbesar di kawasan masing-masing, Indonesia dan India dapat berperan dalam upaya menciptakan Indo Pasifik yang damai, stabil dan makmur.

Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(WIL)




TERKAIT

BERITA LAINNYA

FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan