Najib Terkejut Rekening Pribadinya Sudah Dibekukan
Mantan PM Malaysia Najib Razak mengeluhkan rekeningnya dibekukkan (Foto: AFP).
Petaling Jaya: Mantan Perdana Menteri Malaysia Najib Razak mengatakan, rekening bank pribadinya dibekukan minggu lalu.
 
Pernyataannya menambah babak baru dalam kasus dugaan korupsi yang melibatkan Najib. Khusus mengenai kasus 1Malaysia Developmen Berhad (1MDB).
 
Najib mengatakan dia hanya menyadari akunnya dibekukan ketika cek pribadinya yang dikeluarkan untuk pembayaran perawatan medis putrinya ditolak.
 
"Rekening bank ini tidak memiliki transaksi lain, karena hanya digunakan untuk menerima gaji saya sebagai anggota Parlemen dan pensiun saya sebagai Menteri Besar Pahang," katanya dalam sebuah pernyataan di Facebook yang dikutip The Star, Rabu 11 Juli 2018.
 
"Akun ini tidak ada hubungannya dengan politik. Itu tidak ada hubungannya dengan hal-hal yang berkaitan dengan penyelidikan yang dilakukan oleh pihak berwenang," tambahnya.
 
Namun rekening bank pribadinya, yang ia pertahankan selama bertahun-tahun, tetap dibekukan. Tanpa menyebut skandal 1MDB, ia mengatakan bahwa ia telah memenuhi penyelidikan pihak berwenang tetapi masih menjadi korban 'politik yang kotor' dan 'tindakan kejam oleh Pemerintah'.
 
Tokoh berusia 65 tahun itu mengeluhkan waktu pembekuan dari rekeningnya. "Beberapa berspekulasi mengenai perintah pembekuan. Ini mungkin untuk menghindari atau menggagalkan perintah pengadilan bagi saya untuk menaikkan jaminan. Jika diambil secara keseluruhan, tampaknya menyinggung mala fide (dengan maksud untuk menipu)," katanya.
 
"Mengapa kebebasan pribadi dielakkan ketika pengadilan sudah mengabulkan untuk menunda persidangan dan fakta bahwa saya telah memenuhi persyaratan jaminan?" dia bertanya.
 
"Pihak berwenang perlu menyadari bahwa saya sebagai warga biasa juga. Sebagai kepala rumah tangga, saya juga memiliki tagihan untuk membayar, tagihan medis untuk dirawat dan rumah tangga untuk dipenuhi," tegas Najib.
 
Dia mendesak pihak berwenang yang relevan untuk memberinya akses kebebasan pribadinya sampai persidangannya selesai.
 
"Saya memohon kepada semua pihak untuk tetap berpegang pada aturan penyelidikan yang adil dan tidak memihak," tutur Najib.
 
Najib telah didakwa dengan tiga tuduhan pelanggaran kriminal kepercayaan dan satu tuduhan penyalahgunaan kekuasaan terkait dengan SRC International Sdn Bhd yang anak perusahaan 1MDB. Najib dituduh menerima dana sebesar 42 juta ringgit Malaysia atau Rp149 miliar.



(FJR)

metro tv
  • Opsi Opsi
  • kick andy Kick Andy
  • economic challenges Economic Challenges
  • 360 360

Dapatkan berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

Powered by Medcom.id