"Pemerintah Jepang bersedia memberikan bantuan yang diperlukan terkait dengan musibah ini," pernyataan Kedubes Jepang di Jakarta, dalam keterangan tertulis yang diterima Metrotvnews.com, Selasa (30/12/2014) .
Selain Jepang, beberapa negara lainnya turut menawarkan bantuan untuk melakukan pencarian terhadap pesawat jenis Airbus A320 itu. Sebelumnya tawaran bantuan datang dari Prancis dan India.
Sementara Malaysia, Singapura, Australia dan Korea Selatan (Korsel) sudah mempersiapkan bantuan untuk proses pencarian ini. Bantuan itu berupa kapal dan pesawat SAR.
Angkatan Laut Malaysia menyiapkan tiga korvet dan Angkatan Laut Singapura menyiapkan satu fregat, satu korvet, dan satu landing platform dock (LPD). Australia pun terlibat aktif dengan mengirimkan pesawat berteknologi tinggi, Orion.
TNI-AL dilaporkan mengerahkan dua fregat, tiga korvet, satu kapal cepat, satu kapal LPD, dan satu kapal penyapu ranjau. Dua pesawat patroli CN-235, satu pesawat Cassa 212, dan dua helikopter jenis Bell dikerahkan pula.
Bukan hanya TNI, Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi dan Lembaga Ilmu Pengetahuan (BPPT) Indonesia juga mengirim kapal riset berteknologi sonar, yang memiliki rekam jejak dalam mencari pesawat hilang, termasuk Adam Air yang hilang di Selat Makassar beberapa tahun lalu.
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News