PM Australia Tony Abbott (kanan) dan Menlu Australia Julie Bishop - AFP / TORSTEN BLACKWOOD
PM Australia Tony Abbott (kanan) dan Menlu Australia Julie Bishop - AFP / TORSTEN BLACKWOOD

PM Australia: Usaha Menggulingkan Saya akan Gagal

Willy Haryono • 07 Februari 2015 11:38
medcom.id, Canberra: Perdana Menteri Australia Tony Abbott meyakini usaha menggulingkan dirinya akan berakhir gagal. Abbott menegaskan dirinya tidak akan mengulangi kekacauan dan ketidakstabilan pemerintah terdahulu.
 
Dengan merosotnya popularitas Abbott di kalangan masyarakat, dua anggota Partai Liberal akan mengadakan pemungutan suara untuk menantang kepemimpinan sang PM.
 
"Saat gerakan (penggulingan) ini gagal, yang saya rasa akan terjadi, saya akan menganggapnya sebagai dukungan kuat kepada tim pemerintahan saat ini," ucap Abbott pada sejumlah awak media, seperti diwartakan AFP, Sabtu (7/2/2015).

"Kita semua tentu tidak ingin mengulang kekacauan dan ketidakstabilan politik di masa-masa (partai) Buruh," tegas dia, yang didampingi Menteri Luar Negeri Julie Bishop.
 
Saat Partai Buruh berkuasa, Julia Gillard menggulingkan PM Kevin Rudd di tahun 2010. Gillard kemudian balik digulingkan Rudd tiga tahun kemudian. Rudd kalah dari Abbott di pemilihan umum 2013.
 
"Kami (dia dan Bishop) bukan Partai Buruh, dan sirkus 'Game of Thrones' ini, yang pernah dilakukan Partai Buruh, tidak akan pernah terulang lagi," ungkap Abbott, yang merujuk pada film seri fantasi yang menceritakan perebutan kekuasaan antar tokoh.
 
Kepemimpinan Abbott dipertanyakan karena kerap kali melakukan beragam kebijakan kontroversial.
 
Puncaknya terjadi saat Abbott menyerahkan gelar ksatria Australia ke Pangeran Philip asal Kerajaan Inggris. Partai Liberal pun bergolak, dan berencana segera menggelar voting untuk menentukan nasib Abbott.
 
Selama ini, banyak warga Australia yang ingin terlepas dari monarki Inggris dan menjadi negara republik. Tindakan Abbott terhadap Pangeran Philip dinilai sebagai sesuatu yang bertolak belakang dengan semangat masyarakat.
 
 
 
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(WIL)




TERKAIT

BERITA LAINNYA

FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan