KTT AS-Korut di Hanoi, Vietnam. (Foto: AFP).
KTT AS-Korut di Hanoi, Vietnam. (Foto: AFP).

Kim Jong-un Tawarkan Bongkar Fasilitas Nuklir Yongbyon

Internasional Amerika Serikat-Korea Utara
Marcheilla Ariesta • 01 Maret 2019 10:47
Hanoi: Pemimpin Korea Utara (Korut) Kim Jong-un menawarkan diri untuk membongkar fasilitas nuklir Yongbyon dalam pertemuan dengan Presiden Amerika Serikat Donald Trump di Hanoi, Vietnam.
 
Penawaran dari Korut ini terungkap saat Menteri Luar Negeri Ri Yong Ho dalam pernyataan resminya. Dia mengatakan Pyongyang telah menawarkan untuk membongkar kompleks fasilitas pembangkit nuklir utama tersebut.
 
“Proposal ini adalah langkah denuklirisasi terbesar yang dapat kami ambil pada tahap ini, sehubungan dengan tingkat kepercayaan antara Korut dengan AS,” katanya, dilansir dari laman AFP, Jumat 1 Maret 2019.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Sebagai imbalan dari pembongkaran fasilitas nuklir, Pyongyang ingin AS mencabut sebagian sanksi yang dijatuhkan kepada mereka. Namun sayang, permintaan Korut tersebut ditolak AS.
 
Penolakan menjadi alasan pertemuan kedua di Hanoi tak menghasilkan apapun. Namun, komentar Ri sekaligus sebagai bantahan atas pernyataan Trump yang menyebut Korut meminta pencabutan seluruh sanksi.
 
Baca:Trump: AS Tak Bisa Cabut Sanksi Ekonomi Korut
 
“Jika AS mencabut klausul yang menghambat ekonomi sipil dan pekerjaan rakyat kami dari lima resolusi Dewan Keamanan Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB), kami akan secara permanen dan sepenuhnya membongkar semua fasilitas produksi nuklir di daerah Yongbyon, di hadapan pakar AS,” ucap Ri.
 
Pyongyang merasa AS yang paling bertanggung jawab atas sanksi Dewan Keamanan PBB untuk Korut. Karenanya mereka meminta AS untuk menarik sebagian sanksi sebagai balasan denuklirisasi.
 
Setelah delapan bulan usai kedua pemimpin bertemu di Singapura, KTT AS-Korut dilakukan di Hanoi, Vietnam. Kim awalnya sempat mengindikasikan akan melucuti bom-bom nuklirnya.
 
Hal ini diungkapkan saat menjawab pertanyaan seorang jurnalis. “Jika saya tidak ingin melakukan itu, tentu saya tidak akan berada di sini saat ini,” kata Kim.
 
Namun sayang pertemuan keduanya kali ini tidak menghasilkan kesepakatan apapun. Bahkan waktu pertemuan menjadi lebih cepat dari yang seharusnya dijadwalkan.
 
Trump dan Kim serta delegasi batal makan siang bersama. Usai melakukan konferensi pers, Trump langsung kembali ke Washington DC. Sementara Kim dan rombongan masih akan berada di Vietnam selama dua hari untuk melakukan kunjungan kenegaraan.
 

(FJR)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif