Jenazah paman Presiden Joko Widodo disalatkan sesaat sebelum dipulangkan ke Tanah Air. (Foto: Dok.KJRI Jeddah).
Jenazah paman Presiden Joko Widodo disalatkan sesaat sebelum dipulangkan ke Tanah Air. (Foto: Dok.KJRI Jeddah).

Wafat Usai Umrah, Jenazah Paman Presiden Jokowi Dipulangkan

Internasional joko widodo
Fajar Nugraha • 04 Januari 2019 11:05
Jeddah: Konsulat Jenderal Republik Indonesia (KJRI) Jeddah mengurus pemulangan jenazah Mulyono Herlambang, yang meninggal di Jeddah menjelang kepulangan ke tanah air. Almarhum Mulyono adalah salah satu paman Presiden Joko Widodo (Jokowi).
 
Adik kandung dari ayah Presiden Jokowi ini wafat di Arab Saudi pada Rabu, 2 Januari 2018, usai menunaikan ibadah umrah. KJRI Jeddah menurunkan tim pelindungan yang bertugas secara paralel untuk mempercepat penyelesaian dokumen izin pemulangan jenazah yang dikeluarkan oleh sejumlah instansi Arab Saudi.
 
"Pengurusan jenazah di Arab Saudi harus melalui beberapa tahapan, mulai dari tablig wafat (laporan kematian), surat pernyataan persetujuan dari ahli waris atau keluarga jenazah,” ujar Konjen RI di Jeddah Mohammad Hery Saifudin, dalam keterangan tertulis KJRI Jeddah yang diterima Medcom, Jumat, 4 Januari 2019.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


“Ditambah pula dengan pengurusan surat pengantar kepolisian untuk penyerahan jenazah dari rumah sakit, koordinasi dengan magsalah al-amwat (pusat pemandian dan pengkafanan jenazah) dan lain-lain. Dan ini makan waktu. Alhamdulillah tim kami bergerak cepat untuk menyelesaikan itu dalam tempo singkat," ucap Konjen Hery, usai mengiringi pemindahan jenazah.
 
Konjen Hery menambahkan, pemulangan jenazah harus memperoleh izin dari pemerintah kota setempat, dalam hal ini Jeddah. Surat persetujuan tersebut kemudian diteruskan ke kepolisian wilayah, imigrasi, dan al-tib al-syar'e atau forensik medis.
 
"Selanjutnya kami mengurus surat pengantar pengambilan jenazah dari rumah sakit dan surat pengantar yang ditujukan ke Ahwal Madani/Dukcapil untuk pengurusan syahadah wafat (akta wafat)," jelas Konjen yang turut mengawal pengurusan jenazah.
 
Pada saat yang sama Tim Pelindungan mengurus proses pembalseman jenazah dan berkoordinasi dengan maskapai untuk pemesanan cargo. Sementara petugas lainnya mengurus exit permit dari kantor imigrasi setempat.
 
Jenazah akan diterbangkan dari Jeddah Kamis malam, 3 Januari, dengan Maskapai Garuda Indonesia GA973 yang berangkat 20.50 Waktu Arab Saudi di bawah pengawalan Pelaksana Fungsi Konsuler-1, Safaat Ghofur, yang merangkap Koordinator Pelayanan dan Pelindungan Warga KJRI Jeddah.
 

(FJR)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif