NEWSTICKER
Pertemuan Menlu ASEAN dan Tiongkok (Foto:Dok.Kemenlu)
Pertemuan Menlu ASEAN dan Tiongkok (Foto:Dok.Kemenlu)

Konflik Laut China Selatan, RI Dorong Hukum Laut Dihormati

Internasional asean-tiongkok
Fajar Nugraha • 14 Juni 2016 16:58
medcom.id, Kunming: Laut China Selatan menjadi salah satu isu pembahasan dalam pertemuan Menlu ASEAN dan Tiongkok di Kunming. Indonesia desak agar penghormatan atas hukum laut jadi dasar penyelesaian konflik wilayah itu.
Pertemuan yang dihadiri Menlu Tiongkok dan seluruh Menlu negara-negara ASEAN pada 14 Juni ini membahas kemajuan, prioritas dan future direction kemitraan ASEAN-Tiongkok, persiapan peringatan 25 tahun hubungan ASEAN-Tiongkok, serta isu-isu kawasan termasuk situasi Laut China Selatan.

Konflik Laut China Selatan, RI Dorong Hukum Laut Dihormati
Foto: Menlu Retno Marsudi dalam pertemuan Menlu ASEAN dan Tiongkok/Dok.Kemenlu RI
Pada pertemuan tersebut para Menlu menilai bahwa dalam memperingati 25 tahun kemitraan ASEAN-Tiongkok, kerja sama perdamaian dan kesejahteraan kini menjadi semakin relevan. Untuk itu perdamaian dan stabilitas kawasan harus terus dijaga guna memastikan kondisi kondusif bagi pembangunan ASEAN-RRT.
"Indonesia mengharapkan kiranya kerja sama dalam menciptakan perdamaian dan kesejahteraan diterjemahkan di lapangan," tutur Menlu Retno Marsudi dalam pernyataan tertulis Kementerian Luar Negeri, yang diterima Metrotvnews.com, Selasa (14/6/2016).
Para Menlu ASEAN dan Tiongkok sepakat mengenai pentingnya untuk terus tingkatkan kemitraan ekonomi. Hal ini mengingat bahwa RRT merupakan mitra dagang terbesar ASEAN sedangkan bagi Tiongkok, ASEAN adalah mitra dagang ketiga. Kedua pihak juga memiliki target untuk mencapai perdagangan sebesar USD1 triliun dan target investasi USD150 miliar pada tahun 2020.
Dalam kaitan ini para Menlu menekankan bahwa kerja sama untuk mencapai dua target ekonomi tersebut hanya dapat dicapai jika ASEAN dan Tiongkok dapat memelihara perdamaian dan stabilitas, termasuk di Laut China Selatan. Oleh karena itu, para Menlu sepakat mengenai pentingnya pelaksanaan secara penuh dan efektif pelaksanaan Declaration of Conduct (DOC), serta pentingnya untuk secepatnya menyelesaikan Code of Conduct (CoC).

Konflik Laut China Selatan, RI Dorong Hukum Laut Dihormati
Foto: Menlu Retno Marsudi di forum Menlu ASEAN dan Tiongkok/Dok.Kemenlu RI
Dalam pembahasan mengenai situasi di Laut China Selatan, Indonesia kembali menekankan mengenai pentingnya penghormatan terhadap hukum internasional termasuk UNCLOS 1982. "Tanpa penghormatan terhadap hukum internasional maka perdamaian dan stabilitas akan sulit untuk diwujudkan," tegas Menlu Retno.
Beberapa negara ASEAN seperti Filipina, Vietnam, Brunei dan Malaysia berebut klaim kedaulatan wilayah Laut China Selatan bersama Tiongkok. Filipina bahkan mengajukan masalah ini ke arbitrase internasional yang membuat Tiongkok melontarkan keberatan.
Tiongkok menyebutkan, Filipina selama ini selalu menolak negosiasi yang mereka ajukan. Belum diketahui apa langkah yang akan diambil oleh kedua negara, setelah keputusan arbitrase internasionalitu dikeluarkan.

 

(FJR)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif