Tentara India di sebuah kendaraan militer. Foto: AFP
Tentara India di sebuah kendaraan militer. Foto: AFP

Baku Hantam di Perbatasan, Tentara India Tewas Ditembak

Internasional india bangladesh
Medcom • 18 Oktober 2019 13:59
Kolkata: Seorang penjaga paramiliter India ditemukan tewas dan rekannya dalam kondisi kritis setelah ditembaki oleh pasukan Bangladesh. Penembakan terjadi di perairan sungai perbatasan kedua negara pada Kamis.
 
Ini adalah bentrokan pertama antara tentara kedua negara di perbatasan dalam beberapa tahun terakhir.
 
Insiden di Benggala Barat terjadi setelah Bangladesh menahan tiga nelayan India karena diduga berlayar ke perairan mereka mencari Hilsa. Hilsa adalah salah satu ikan terpopuler dalam masakan daerah.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Dua nelayan dibebaskan dan melarikan diri serta memberi tahu pasukan penjaga perbatasan India tentang penahanan mereka.
 
“Enam penjaga India menggunakan perahu menuju sebuah pulau di Sungai Padma untuk mengamankan pembebasan nelayan ketiga dari rekan-rekan mereka dari Bangladesh,” kata Pasukan Keamanan Perbatasan India (BSF), seperti dikutip dari AFP, Jumat, 18 Oktober 2019.
 
BSF mengatakan seorang penjaga perbatasan tewas dan seorang lainnya terluka dalam penembakan oleh pasukan perbatasan Bangladesh di sepanjang perbatasan sungai.
 
Menurut hasil penyelidikan, Bangladesh mengatakan pasukan India menembak lebih dulu setelah mereka secara paksa mencoba mengambil nelayan yang ditahan. Upaya pemaksaan itu mendapatkan pelawanan dari para personel pasukan perbatasan.
 
“Tentara India mengamuk dan melepaskan tembakan. Mereka mengendarai speedboat untuk pulang ke India dengan melepas tembakan ke arah semua jalan. Kemudian, tim patroli (Penjaga Perbatasan Bangladesh) menembak balik untuk membela diri," ujar pihak berwenang Bangladesh.
 
Pasukan perbatasan India yang dikenal perwira maritim yang dibunuh itu merupakan Kepala Polisi Vijay Bhan Singh. Penjaga kedua dibawa ke rumah sakit, di mana ia berjuang untuk hidupnya.
 
Bangladesh mengatakan para pejabat dari kedua belah pihak bertemu setelah insiden itu. Mereka menyetujui untuk menyelidiki bentrokan itu dan mengutamakan diskusi di masa mendatang.
 
Penangkapan ikan ilegal bukan hal yang biasa di Sunderbans. Salah satu warisan dunia UNESCO yang melintasi perbatasan India dan Bangladesh yang terkenal dengan hutan bakau.
 
Ribuan warga berkunjung untuk memancing di daerah itu sepanjang tahun. Nelayan yang ditahan di kedua sisi biasanya dibebaskan setelah pembicaraan antara pejabat perbatasan.
 
Hubungan perbatasan antara India dan Bangladesh telah membaik. Ini adalah insiden fatal pertama dalam beberapa kali sejak sepuluh tahun lalu.
 
Pada Juli 2008, pasukan keamanan India menembak mati dua penjaga perbatasan Bangladesh ketika sedang berpatroli di sepanjang perbatasan barat laut.
 
Kepala Keamanan Bangladesh Mayor Jenderal Shakil Ahmed mengatakan kepada AFP bahwa kedua penjaga itu terperangkap dalam serangan tengah malam mendadak oleh personel keamanan India.
 
Sebelumnya, pada Agustus 2005, penjaga di kedua belah pihak saling menembak atas perbaikan di sungai Mahananda, di Benggala Barat. Menurut data, insiden ini tidak memakan korban.
 

 

 
Penulis: Rifqi Akbar
 

(FJR)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif