Demo Hong Kong. (Foto: AFP).
Demo Hong Kong. (Foto: AFP).

Pedemo Hong Kong yang Sembunyi Menyerahkan Diri

Internasional Protes Hong Kong
Marcheilla Ariesta • 22 November 2019 17:04
Hong Kong: Sebanyak delapan pedemo menyerahkan diri kepada polisi pada Jumat, 22 November 2019. Sementara sebagian lainnya masih bersembunyi, putus asa mencari rute pelarian dari petugas antihuru-hara.
 
Pengepungan di Hong Kong Polytechnic University tampaknya akan mendekati akhir. Pedemo yang bersembunyi berjumlah kurang dari 100 orang.
 
"Kami merasa sedikit lelah. Kami semua merasa lelah, tetapi kami tidak akan menyerah berusaha keluar (dari kampus)," kata Shiba, pedemo berusia 23 tahun, dilansir dariChannel News Asia, Jumat, 22 November 2019.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Kami menghabiskan sehari kemarin untuk mencari cara keluar. Tapi kami gagal, jadi kami keluar untuk sarapan," imbuhnya.
 
Seorang jurnalis melihat enam pedemo berpakaian hitam berpegangan tangan ke arah garis polisi. Tak lama kemudian dua orang lainnya keluar.
 
Ratusan pedemo telah memperkuat pengamanan kampus dan terlibat dalam pertempuran jalanan dengan polisi antihuru-hara awal pekan ini.
 
Tetapi sekarang jumlah pedemo menjadi kurang dari 100 orang. Mengubah pekarangan kampus menjadi kompleks kosong yang menakutkan dan disertai puing-puing dan dipenuhi slogan-slogan politik.
 
Sampah dan puing-puing dari bom bensin buatan sendiri berserakan di halaman. Banyak pengunjuk rasa telah meninggalkan peralatan mereka, termasuk masker gas dan payung.
 
Hong Kong memiliki jeda singkat dari aksi demonstrasi yang sering berakhir dengan kekerasan. Selama dua hari terakhir kondisi kota relatif tenang, menjelang pemilihan Dewan Distrik ditetapkan untuk Minggu.
 
Pemerintah mengatakan Rabu malam bahwa pihaknya sedang memantau situasi untuk melihat apakah pemilihan dapat diadakan dengan aman.
 
Hong Kong Polytechnic University adalah kampus terakhir yang masih ditempati oleh para aktivis selama seminggu. Kampus ini menjadi saksi kekerasan paling hebat sejak demonstrasi antipemerintah meningkat lebih dari lima bulan lalu.
 

(AHL)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif