Menara pengawas lalu lintas udara atau ATC kehilangan kontak dengan QZ8501 yang dilanda cuaca buruk dalam perjalanan dari Bandara Juanda menuju Bandara Changi di Singapura pada Minggu kemarin, sekitar pukul 06.17 WIB.
"Ini bukan misteri seperti MH370, dan bukan suatu kejahatan seperti penembakan MH17," ucap Abbott pada Macquarie Radio, Senin (29/12/2014), merujuk pada dua tragedi besar Malaysia Airlines.
"QZ8501 adalah pesawat yang terbang di rute dan jadwal reguler. Sepertinya pesawat ini terkena cuaca buruk dan jatuh," sambung dia, seperti dilansir smh.com.au.
Abbott berharap pakar penerbangan dan pihak terkait lainnya dapat belajar dari tiga tragedi penerbangan besar sepanjang 2014. "Mereka harus berpikir keras untuk mencari cara paling efektif dalam memastikan sebuah pesawat tidak hilang begitu saja," ungkap dia.
Australia telah mengirim sebuah pesawat RAAF P3 Orion dengan peralatan canggih untuk bergabung dalam pencarian berskala internasional di sekitar Bangka Belitung dan Kalimantan.
Bantuan ini disebut Abbott adalah bentuk dari persahabatan Australia dan Indonesia yang sudah terjalin sejak lama.
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News