Agensi Kekaisaran Jepang merilis data audio asli dari rekaman pidato Hirohito yang disiarkan di radio pada 15 Agustus 1945.
Pidato menyerahnya Jepang oleh kaisar, atau dikenal juga dengan "siaran suara permata," telah tersedia untuk publik dalam situs kekaisaran: www.kunaicho.go.jp.
Suara lain di latar belakang rekaman masih terdengar dalam pidato versi terbaru ini.
"Suara dan intonasi (dalam rekaman) merefleksikan atmosfer natural kaisar dan terdengar sangat dekat dengan suara aslinya," tulis seorang pejabat kekaisaran, seperti dikutip surat kabar Yomiuri Shimbun, Sabtu (1/8/2015).
Dalam pidatonya, kaisar menerima Deklarasi Postdam, yang meminta agar Jepang menyerah tanpa sarat dan bertekad mendukung "terbentuknya jalan perdamaian bagi generasi mendatang."
Pernyataan sang kaisar direkam pada 14 Agustus 1945 di Istana Jepang. Pidato ini menandai kali pertamanya warga Jepang mendengar suara kaisar mereka. Banyak warga yang tidak mengerti pidato tersebut karena sang kaisar menggunakan Bahasa Jepang klasik.
Selain rekaman pidato, agensi kekaisaran Jepang juga merilis serangkaian foto dan film dari sebuah tempat perlindungan bom di istana, yang sudah tidak pernah lagi digunakan sejak berakhirnya PD II.
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News