Putra Mahkota Kerajaan Arab Saudi Pangeran Mohammed bin Salman bertemu PM Pakistan Imran Khan. (Foto: AFP).
Putra Mahkota Kerajaan Arab Saudi Pangeran Mohammed bin Salman bertemu PM Pakistan Imran Khan. (Foto: AFP).

Arab Saudi Berupaya Redakan Ketegangan India-Pakistan

Internasional india arab saudi pakistan
Fajar Nugraha • 18 Februari 2019 18:05
Islamabad: Arab Saudi berjanji untuk berupaya meredakan ketegangan antara Pakistan dan India. Hal ini disampaikannya saat sebuah pertemuan di Islamabad, Pakistan, Senin 18 Februari 2019.
 
Baca juga: 37 Tentara India Tewas dalam Serangan di Kashmir.
 
Menteri Luar Negeri Arab Saudi Adel al-Jubeir menyebutkan dirinya sempat melakukan perwakilan dari India untuk melakukan konsultasi. Konsultasi ini khususnya terkait krisis diplomatik terbaru antara kedua negara tetangga yang memiliki senjata nuklir itu.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Pihak India bersumpah untuk membalas aksi ledakan bom bunuh diri yang menewaskan 41 orang anggota paramiliter India di Kashmir pada Kamis 14 Februari lalu. Serangan itu memicu tekanan dari dalam negeri India untuk menyerang Pakistan, karena menilai pelaku penyerangan merupakan militan yang beroperasi dari Pakistan.
 
“Tujuan kami adalah mencoba meredakan ketegangan antara kedua negara, yang bertetangga. Kami ingin melihat apakah ada celah untuk mengatasi perbedaan ini dengan damai,” ujar Menteri Luar Negeri Arab Saudi, Adel al-Jubeir, seperti dikutip AFP, Senin, 18 Februari 2019.
 
Ucapan itu disampaikan ketika Putra Mahkota Kerajaan Arab Saudi Pangeran Mohammed bin Salman bersiap untuk melanjutkan dari Islamabad menuju New Delhi, India. Pangeran Mohammed memang sedang dalam kunjungan ke Asia.
 
Baca juga: Arab Saudi-Pakistan Sepakati Investasi Senilai Rp282 Triliun.
 
Kashmir sudah terbagi antara India dan Pakistan sejak 1947. Kedua negara terlibat dalam tiga peperangan yang saling memperebutkan wilayah tersebut.
 
Kelompok militan Jaish-e-Mohammed (JeM) mengklaim bertanggungjawab atas serangan itu. Sementara kendaraan yang dipergunakan dalam pengeboman itu diketahui dikendarai oleh militan setempat.
 

(FJR)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi