NEWSTICKER
Pasukan Afghanistan berada di lokasi bom truk di Kabul. (Foto: AFP)
Pasukan Afghanistan berada di lokasi bom truk di Kabul. (Foto: AFP)

Bentrokan Terjadi saat Penurunan Kekerasan di Afghanistan

Internasional amerika serikat taliban afghanistan
Willy Haryono • 23 Februari 2020 12:14
Kabul: Amerika Serikat dan kelompok Taliban semakin mendekati perjanjian damai usai kesepakatan penurunan kekerasan di Afghanistan mulai diberlakukan pada Sabtu 22 Februari. Namun di hari pertama, dari yang diproyeksikan berlangsung selama sepekan, bentrokan terjadi antara Taliban dan pasukan keamanan Afghanistan.
 
Menurut laporan otoritas lokal, milisi Taliban menyerang pasukan Afghanistan di provinsi Balkh. Belum ada detail lebih lanjut mengenai jumlah korban tewas atau luka.
 
Dikutip dari CGTN, Minggu 23 Februari 2020, serangan dikonfirmasi juru bicara Taliban Zabihullah Mujahid. Ia mengatakan militannya terpaksa menyerang karena pasukan Afghanistan berusaha memasuki wilayahnya.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Kendati begitu, bentrokan di provinsi Balkh sama-sama tidak membuat geram AS maupun Taliban. Kedua kubu masih tetap berkomitmen melanjutkan periode penurunan kekerasan ini hingga tujuh hari ke depan.
 
Zabihullah mengonfirmasi adanya bentrokan kecil lainnya di beberapa wilayah. Namun ia menekankan bahwa kesepakatan penurunan kekerasan hanya mengatur mengenai serangan berskala besar dan di area tertentu, sehingga bentrokan kecil tidak dianggap melanggar.
 
Sementara itu, Jenderal Austin Scott Miller yang memimpin pasukan AS dan NATO di Afghanistan, juga tidak menganggap serius bentrokan kecil di Balkh dan beberapa daerah lain.
 
"Penurunan kekerasan adalah periode uji coba, untuk melihat apakah semua kubu, termasuk Taliban, bisa memenuhi tanggung jawab mereka," kata Miller di samping menteri pertahanan dan dalam negeri Afghanistan.
 
"Operasi kami bersifat defensif untuk saat ini. Kami menghentikan operasi penyerangan, namun kami tetap berkomitmen melindungi pasukan kami dan juga Afghanistan," ungkapnya.
 
Beberapa percobaan negosiasi damai di Afghanistan sering terganggu serangan Taliban. Desember tahun lalu, negosiasi damai ditunda usai Taliban menyerang sebuah pangkalan militer di Afghanistan.
 
Jika penurunan kesehatan ini berlangsung sukses, maka penandatanganan perjanjian damai final antara AS dan Taliban dijadwalkan berlangsung pada 29 Februari.

 

(WIL)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif