Korban berusia 15 tahun itu sudah terjebak sejak gempa bumi 7,8 Skala Richter pertama kali melanda Nepal pada Sabtu kemarin.
"Kami mempunyai pencahayaan, generator, peralatan pendobrak dan bor untuk mengeluarkannya," tutur pemimpin tim USAID Andrew Olvera, beberapa saat sebelum operasi dimulai, seperti dikutip Associated Press.
Warga yang menanti di sekitar lokasi bersorak saat remaja bernama Pema Lama itu ditarik keluar. Wajahnya tertutup debu, dan tim medis langsung memasang selang infus ke tangannya.
Penyangga berwarna biru dipasangkan ke leher korban. Remaja itu mengedipkan matanya berkali-kali saat terkena cahaya matahari untuk pertama kalinya sejak lima hari terakhir.
Sementara itu di Bhaktapur, seorang bocah perempuan berumur 11 tahun juga berhasil diselamatkan.
Menurut data terakhir pemerintahan Nepal, korban tewas gempa bumi sejauh ini mencapai lebih dari 5.500 orang.
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News