"Menlu menerima telepon dari Menlu Perancis, mengenai tawaran kerja sama pencarian QZ8501. Menlu India juga telah mengirim surat kepada Menlu mengenai hal yang sama," pernyataan pihak Kementerian Luar Negeri, dalam keterangan tertulis yang diterima Metrotvnews.com, Senin (29/12/2014).
"Upaya pencarian masih terus dilakukan hingga saat ini. Indonesia memberikan apresiasi terhadap tawaran kerja sama dan dukungan tersebut," lanjut pernyataan tersebut.
Pesawat AirAsia QZ8501 kehilangan kontak sekitar pukul 06.17 WIB pagi Minggu (28/12/2014), ketika dalam perjalanan dari Bandara Juanda menuju Bandara Changi, Singapura.
TNI AU telah mengirim sejumlah pesawat ke lokasi yang diperkirakan sebagai posisi terakhir QZ8501, yakni di sekitar wilayah Belitung Timur dan Pangkalan Bun, Kalimantan Tengah. Namun belum ada hasil positif dari proses pencarian itu.
Sebelumnya, Malaysia, Singapur, Australia dan Korea Selatan (Korsel) sudah mempersiapkan bantuan untuk proses pencarian ini. Bantuan itu berupa kapal dan pesawat SAR.
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News