Kamboja Bantah Ada Pembangunan Pangkalan Militer Tiongkok
PM Kamboja Hun Sen di Brussels, Belgia, 19 November 2018. (Foto: AFP/ARIS OIKONOMOU)
Phnom Penh: Kamboja tidak akan mengizinkan pembangunan pangkalan militer asing dari negara manapun. Pernyataan disampaikan Perdana Menteri Hun Sen dalam merespons kekhawatiran Amerika Serikat.

Tiongkok telah menyalurkan miliaran dolar AS ke Kamboja dalam bentuk pinjaman lunak dan investasi infrastruktur. Selama ini, hubungan kedua negara memang kuat.

Namun dalam sebuah rapat kabinet, PM Hun Sen membantah bahwa pangkalan militer asing sedang atau akan dibangun di wilayah Kamboja.


"Saya telah menerima surat dari Mike Pence, Wakil Presiden AS, mengenai kekhawatiran akan adanya pangkalan laut Tiongkok di Kamboja," sebut PM Hun Sen, seperti disitir dari media AFP, Senin 19 November 2018.

"Konstitusi Kamboja melarang kehadiran pasukan atau pangkalan militer asing di wilayah negara, apakah itu berbentuk pasukan laut, darat atau udara," sambung dia.

Menurut PM Hun Sen, sejumlah laporan atau rumor mengenai pangkalan militer Tiongkok di Kamboja hanyalah "informasi yang dikeluarkan untuk memanipulasi kebenaran." "Saya akan membalas surat Wapres Mike Pence untuk membuat dirinya memahami secara jelas isu ini," kata dia.

Dalam beberapa bulan terakhir, muncul rumor mengenai pembangunan pangkalan militer Tiongkok di lepas pantai Kamboja. Area yang dicurigai sejumlah pihak adalah perairan di dekat Teluk Thailand, yang juga berdekatan dengan Laut China Selatan.

Tiongkok mengklaim sebagian besar LCS, sebuah langkah yang membuat geram Filipina, Vietnam, Taiwan dan beberapa negara tetangga lainnya. 



(WIL)

metro tv
  • Opsi Opsi
  • kick andy Kick Andy
  • economic challenges Economic Challenges
  • 360 360

Dapatkan berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

Powered by Medcom.id