Raja Arab Saudi Salman bin Abdulaziz Al Saud. FotoL REUTERS/Tomohiro Ohsumi
Raja Arab Saudi Salman bin Abdulaziz Al Saud. FotoL REUTERS/Tomohiro Ohsumi

Ikhwanul Muslimin Tepis Tuduhan Teror Arab Saudi

Whisnu Mardiansyah • 07 Juni 2017 23:20
medcom.id, Kairo: Kelompok Islam Ikhwanul Muslimin memberikan pernyataan pertama terhadap krisis diplomatik negara-negara teluk. Ikhwanul Muslimin menyampaikan tuduhan teror Arab Saudi palsu.
 
Dalam pernyataan resmi di situsnya pada Rabu 7 Juni 2017, gerakan Islam tertua di dunia itu meminta Arab Saudi menghentikan dukungannya kepada Presiden Mesir Abdel Fattah al-Sisi. Kelompok ini pun menuding penguasa Uni Emirat Arab sebagai rezim yang korup dan penindas.
 
UAE, Arab Saudi, Mesir dan beberapa negara teluk lainnya memutuskan hubungan diplomatik dengan Qatar Senin kemarin. Qatar dituduh mendukung kelompok Islam radikal salah satunya Ikhwanul Muslimin.

"Saudi mendukung rezim yang tidak pantas. Memberikan dukungan finansial dan politik dan menyerang gerakan Islam moderat yang diwakili Ikhwanul Muslimin dan menuduhnya melakukan terorisme. Kredibilitas Saudi dipertaruhkan," kata Ikhwanul Muslimin seperti dilansir dari Reuters.
 
Ikhwanul Muslimin justru menuding para pengeran di Saudi dan Uni Emirat Arab telah melakukan penindasan dan ketidakadilan. Kelomppok ini bahkan menuding kedua negara kerajaan ini sebagai kelompok zionis.
 
 
 
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News

Viral! 18 Kampus ternama memberikan beasiswa full sampai lulus untuk S1 dan S2 di Beasiswa OSC. Info lebih lengkap klik : osc.medcom.id
(SUR)




TERKAIT

BERITA LAINNYA

FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan