Menurut laporan Daily Mail, Senin (3/11/2014), korban pertama adalah Jesse Lorena Ruri asal Filipina, dan korban kedua WNI 25 tahun bernama Sumarti Ningsih.
Petugas tiba di apartemen pelaku di lantai 31, dan menemukan Jesse. Korban yang terluka parah di bagian leher masih hidup ketika ditemukan, namun meninggal dunia tak lama setelahnya. Sementara jasad Sumarti sudah membusuk di dalam sebuah koper.
Tangan dan kaki Sumarti diikat tali, dengan kepala yang nyaris terputus dari badan. Polisi memperkirakan jasad Sumarti sudah berada di lokasi sejak lima hari lalu.
Mainan seks dan narkotika jenis kokain juga ditemukan di TKP bersama pisau sepanjang 12 inci. Menurut surat kabar lokal Hong Kong Ming Pao, Jutting berbicara tak jelas saat digerebek polisi.
Hingga saat ini aparat masih menyelidiki apakah masih ada korban Jutting lainnya. Kecurigaan didasarkan foto salah satu korban yang berada di deretan 2.000 foto dan video lainnya di telepon genggam pelaku.
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News