Pemimpin Korut Kim Jong-un. (Foto: KCNA)
Pemimpin Korut Kim Jong-un. (Foto: KCNA)

Kim Jong-un Minta Trump Ubah Sikap Terkait KTT Ketiga

Internasional korea utara Amerika Serikat-Korea Utara
Willy Haryono • 13 April 2019 11:23
Pyongyang: Pemimpin Korea Utara Kim Jong-un meminta pemerintahan Amerika Serikat di bawah Presiden Donald Trump untuk mengubah sikap hingga akhir tahun ini. Pernyataan disampaikan Kim di tengah wacana akan digelarnya konferensi kali ketiga antara Korut dengan AS.
 
KTT pertama digelar di Singapura pada 2018, sementara kali kedua di Vietnam pada Februari tahun ini.
 
Pernyataan Kim disampaikan di pidato dalam sebuah sesi parlemen pada Jumat 12 April. Dalam sesi parlemen itu, Kim memutuskan mengganti beberapa pejabat untuk memuluskan negosiasi dengan AS.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Pidato Kim berlangsung beberapa jam usai Trump dan Presiden Korea Selatan Moon Jae-in bertemu di Washington. Trump dan Kim saat itu sepakat mengenai pentingnya dialog nuklir bersama Korut.
 
"Tentu saja penting untuk menyelesaikan masalah melalui dialog dan negosiasi. Namun gaya dialog AS yang secara sepihak mendorong permintaannya itu tidak sesuai dengan kita semua," ujar Kim di hadapan parlemen Korut, dikutip dari laman Telegraph, Sabtu 13 April 2019.
 
Menurut laporan Korean Central News Agency (KCNA), Kim menyebut kegagalan KTT di Vietnam diakibatkan permintaan sepihak AS terhadap Korut. Usai berakhirnya KTT di Vietnam, Kim mempertanyakan apakah AS benar-benar tulus ingin meningkatkan hubungan baik dengan Korut.
 
Namun Kim menegaskan hubungan personalnya dengan Trump tetap baik. Ia juga menyebut dirinya dan Trump mungkin dapat bertukar surat "kapanpun" diinginkan.
 
Sementara itu AS menilai kegagalan KTT di Vietnam diakibatkan permintaan berlebihan Korut yang ingin agar sanksi ekonominya dicabut, namun gantinya hanya pembatasan program nuklir. AS ingin program nuklir dan misil Korut benar-benar diakhiri sepenuhnya.
 
"Jika AS mendekati dengan sikap yang benar dan menawarkan adanya KTT ketiga, maka tentu saja kita akan mencobanya sekali lagi," ungkap kim.
 
"Kita semua akan menanti dengan sabar hingga akhir tahun ini, sampai AS bersedia mengambil keputusan berani," sambung dia.
 
Selain soal AS, Kim juga menyebutkan negara tetangganya, Korsel. Ia menilai seharusnya Korsel bisa bersikap lebih mendukung Korut sebagai sesama negara di Semenanjung Korea.
 
Saat ditanya mengenai komentar Kim, kantor kepresidenan Korsel menyatakan bahwa Seoul berkomitmen menjaga atmosfer dialog agar tetap 'hidup' dan membantu negosiasi Pyongyang dengan Washington.
 
Baca:Trump Rencanakan KTT Ketiga dengan Kim Jong-un

 

(WIL)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

MAGHRIB 17:47
DOWNLOAD JADWAL

Untuk Jakarta dan sekitarnya

  • IMSAK04:26
  • SUBUH04:36
  • DZUHUR11:53
  • ASHAR15:14
  • ISYA19:00

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif