Pemerintah Undang Raja Maroko Berkunjung ke Indonesia
Pemerintah Indonesia undang Raja Maroko untuk berkunjung. Ini disampaikan oleh Wamenlu AM Fachir ke Wamenlu Maroko. (Foto: Sonya Michaella/Medcom.id).
Jakarta: Wakil Menteri Luar Negeri RI AM Fachir secara khusus mewakili Pemerintah Indonesia mengundang Raja Maroko Mohammed untuk berkunjung ke Indonesia. Fachir menuturkan, undangan ini sebenarnya sudah disampaikan sejak lama.
 
Undangan untuk Raja Maroko berkunjung ke Indonesia disampaikan langsung kepada Wakil Menteri Luar Negeri dan Kerja Sama Internasional Maroko Mounia Boucetta yang sedang berada di Jakarta.
 
"Saya secara khusus agar Maroko dapat mempersiapkan kunjungan Raja Maroko ke Indonesia. Sebab, sudah sangat lama sekali belum ada kunjungan kepala negara Maroko," kata Fachir di Kementerian Luar Negeri RI, Jumat 26 Oktober 2018.
 
Pertama kali pertemuan antara Indonesia dan Maroko setingkat kepala negara adalah pada tahun 1960 di mana Presiden pertama RI Soekarno mengunjungi Rabat.
 
Hubungan diplomatik Indonesia dan Maroko dimulai pada 19 April 1960 dan diresmikan dengan kunjungan kenegaraan Soekarno tersebut. Kunjungan kala itu merupakan kunjungan kepala negara asing pertama setelah kemerdekaan Maroko.
 
"Kami mendiskusikan perlunya untuk segera merealisasikan rencana kunjungan Raja tersebut," ungkap Fachir.
 
Rencana Raja Maroko mengunjungi Indonesia sebenarnya sudah dipaparkan Kemenlu RI tahun lalu. Pada 2017, dijadwalkan Raja Maroko akan menghadiri Bali Democracy Forum bertempat di Nusa Dua Bali.
 
Namun, pada Desember 2017, terjadi bencana alam yaitu meletusnya Gunung Agung dan Raja Maroko memutuskan membatalkan kunjungannya ke Indonesia.



(FJR)

metro tv
  • Opsi Opsi
  • kick andy Kick Andy
  • economic challenges Economic Challenges
  • 360 360

Dapatkan berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

Powered by Medcom.id