Menurut Biro Kesehatan dan Karantina Hewan Taiwan, semua peternakan yang dilanda flu burung berada di wilayah selatan. Pemusnahan ribuan unggas di peternakan wilayah Chiayi telah dimulai sejak Senin malam dan berakhir dini hari tadi.
Pemusnahan lanjutan akan dilakukan dalam waktu dekat, untuk mengeliminasi varian baru virus H5N2 dan H5N8. Kedua varian ini untuk kali pertama ditemukan di Taiwan.
"Untuk mengatasi penyakit ini dengan cepat, selama sampel yang dikunpulkan positif mengandung virus H5 dengan tingkat kematian tinggi, maka semua peternakan unggas akan segera dihancurkan," ujar Menteri Agrikultur Chen Bao-ji, seperti dikutip AFP, Selasa (13/1/2015).
"Saya dapat memastikan dalam kurun waktu sebulan ke depan, jumlah peternakan yang terinfeksi akan bertambah," tambah dia.
Lebih dari 140 ribu unggas telah dimusnahkan sejak wabah flu burung pertama kali muncul di wilayah Pingtung, Taiwan.
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News