Kondisi di salah satu sudut kota Wuhan, Tiongkok, 26 Januari 2020. (Foto: AFP/HECTOR RETAMAL)
Kondisi di salah satu sudut kota Wuhan, Tiongkok, 26 Januari 2020. (Foto: AFP/HECTOR RETAMAL)

5 Juta Warga Tinggalkan Wuhan Sejak Awal Wabah Korona

Internasional virus korona tiongkok
Arpan Rahman • 27 Januari 2020 13:07
Beijing: Lebih dari 5 juta orang telah meninggalkan Wuhan sejak bermulanya wabah virus korona tipe Novel Coronavirus (2019-nCoV) di Tiongkok. Demikian disampaikan Wali Kota Wuhan Zhou Xianwang pada Minggu 26 Januari.
 
"Di bawah pengaruh Tahun Baru Imlek dan situasi terkait epidemi, lebih dari lima juta orang telah meninggalkan Wuhan. Sembilan juta lainnya masih tetap berada di dalam kota," kata Zhou, dilansir dari Sputnik.
 
Wuhan telah ditutup total sejak 23 Januari, sementara virus korona nCoV dikabarkan muncul di kota tersebut sejak Desember tahun lalu. Saat ini akses dari dan menuju Wuhan ditutup total untuk semua jenis moda transportasi.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Data terbaru Pemerintah Tiongkok menyebutkan jumlah korban tewas virus korona nCoV per hari ini, Senin 27 Januari 2020, mencapai 80 orang. Sementara total kasus terkonfirmasi berada di angka 2.744.
 
Perdana Menteri Tiongkok Li Keqiang mengunjungi kota Wuhan hari ini. PM Li berada di Wuhan untuk "menginvestigasi dan memandu" upaya pengendalian virus di kota berpenduduk 11 juta jiwa tersebut. Ia memantau Wuhan dengan mengenakan masker dan pakaian pelindung berwarna biru.
 
Dalam kunjungannya ke Wuhan, Li dijadwalkan bertemu sejumlah pasien dan staf medis.
 
Sebelumnya, Kepala Komisi Kesehatan Nasional Tiongkok Ma Xiaowei menegaskan bahwa Negeri Tirai Bambu saat ini sedang berada dalam periode kritis pengendalian dan pencegahan virus korona nCoV.
 
Menyebut situasi terkini cukup rumit, Ma meyakini jika sejumlah langkah terbaru Pemerintah Tiongkok dapat diimplementasikan secara efektif, maka penyebaran virus korona dapat dikendalikan.
 
Virus korona nCoV telah bermunculan di banyak negara, di antaranya Thailand, Korea Selatan, Jepang, Hong Kong, Taiwan, Singapura, Malaysia, Kanada, Prancis bahkan Amerika Serikat.
 
Menurut Ma Xiaowei, masa inkubasi virus korona nCoV berkisar 10 hari, dengan satu hari sebagai yang terpendek dan dua pekan terlama. Ia menyebut virus ini menular dalam periode inkubasi, sehingga sangat berbeda dengan penyakit Sindrom Pernapasan Akut Berat atau SARS.
 

(WIL)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif