"Sejauh ini tidak ada korban jiwa dari WNI," ucap Emir Faisal, Sekretaris Protokoler KBRI Nepal via sambungan telepon dengan Metro TV di Jakarta, Minggu (26/4/2015).
Menurut data Kementerian Luar Negeri RI, terdapat 18 WNI dalam status menetap di Nepal. Keberadaan delapan WNI tersisa belum diketahui karena buruknya jaringan komunikasi telepon dan internet setelah musibah gempa.
"Dari 18 WNI kita, 10 sudah melaporkan ke kita dalam kondisi selamat dan baik," sambung Emir, yang mengaku terus memantau perkembangan terbaru di Nepal.
"Terakhir dari tayangan televisi di sini, Nepal sedang menggelar rapat terkait rencana meminta bantuan internasional," tutur Emir.
Gempa 7,8 SR melanda sekitar 80 kilometer sebelah timur Kota Pokhara, Nepal. Kuatnya gempa juga membuat ibu kota India, New Delhi dan beberapa kota lainnya merasakan guncangan.
Pemerintah di seluruh dunia menawarkan bantuan ke Nepal, yang dilanda bencana alam terburuk dalam 80 tahun terakhir. Korban jiwa akibat gempa ini sudah mendekati 2.000 jiwa.
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News