Sempat Ditahan Thailand, Pengungsi Palestina Dibebaskan
Mural bendera Suriah dan Palestina berada di kamp pengungsian Jaramana di Damaskus, 2 September 2018. (Foto: AFP/LOUAI BESHARA)
Ramallah: Menteri Luar Negeri Palestina Riyad al-Maliki mengatakan bahwa semua pengungsi Palestina yang ditahan otoritas Thailand akhirnya dibebaskan. Mereka sempat ditahan karena masa berlaku visa sudah habis.

Seperti dikutip dari kantor berita Ma'an News Agency, Sabtu 17 November 2018, Menlu Maliki menyebut para pengungsi dibebaskan setelah adanya upaya diplomatik oleh Kemenlu Palestina dan Kedubes Palestina di Malaysia.

Otoritas Thailand menangkap sekelompok pengungsi Palestina yang hendak mencari suaka di Negeri Gajah Putih.


Sebelumnya mereka sempat berada di Suriah, namun melarikan diri ke negara lain karena perang yang berkecamuk.

Bangkok menahan sekelompok pengungsi Palestina itu di beberapa pusat penahanan. Mereka disatukan dengan kriminal kasus narkotika dan juga pelecehan seksual. 

Sejak para pengungsi itu ditahan, sejumlah aktivis di Malaysia menyerukan pembebasan mereka.

Dari total 600 warga Palestina di Malaysia, disebutkan bahwa hanya ada sekelompok kecil yang berstatus pengungsi.

Baca: AS Akhiri Aliran Dana untuk Pengungsi Palestina



(WIL)

Dapatkan berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

Powered by Medcom.id