Bali Process Bukti Komitmen Internasional Tanggulangi Kejahatan Manusia

Marcheilla Ariesta 07 Agustus 2018 15:42 WIB
bali process
Bali Process Bukti Komitmen Internasional Tanggulangi Kejahatan Manusia
Menlu RI dan Australia buka Bali Process 2018. (Foto: ANTARA).
Nusa Dua: Menteri Luar Negeri Retno Marsudi memuji komitmen kuat para negara-negara sahabat dalam menanggulangani kejahatan manusia di dunia. Menurut dia, hal itu terlihat dari tingkat partisipasi yang tinggi dalam Bali Process Ministrial Forum.

"Ini menunjukkan semakin berkembangnya kebutuhan untuk memperluas kerja sama dan memperdalam komitmen kita untuk menghentikan perdagangan orang, penyelundupan manusia, kejahatan lintas negara dan berbagai masalah turunannya," ucap Menlu Retno di Bali, Selasa 7 Agustus 2018.

Bali Process 2018 dibuka Menlu Retno dan Menlu Australia Julie Bishop. Sebanyak 26 pejabat negara setingkat menteri hadir dalam forum yang digelar di Nusa Dua, Bali tersebut.


Sementara itu, Bishop mengatakan Bali Process masih relevan dalam perannya sebagai wadah kerja sama dan berbagi informasi puluhan negara di dunia dalam kasus kejahatan terhadap manusia.

"Kita telah melihat para negara peserta Bali Process saling bekerja sama dalam penegakkan hukum untuk menghukum sindikat jaringan penyelundupan dan perdagangan orang," kata dia.

Bali Process merupakan wadah yang dibentuk untuk memperkuat dan saling berbagi mengenai penanggulanganan penyelundupan manusia, perdagangan orang dan kejahatan lintas nasional lainnya. Anggotanya terdiri dari 43 negara anggota kawasan Asia Pasifik, tiga organisasi internasional, dan 18 negara mitra.

Kegiatan ini tetap berlangsung meski pun dua hari sebelumnya gempa dengan kekuatan 7,0 skala richter mengguncang Lombok. Namun, gempa tersebut terasa hingga ke Bali.



(WIL)

metro tv
  • Opsi Opsi
  • kick andy Kick Andy
  • economic challenges Economic Challenges
  • 360 360

Dapatkan berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

Powered by Medcom.id