Regu penyelamat mencari warga yang terperangkap di gedung yang roboh di Mumbai, India, 16 Juli 2019. (Foto: AFP).
Regu penyelamat mencari warga yang terperangkap di gedung yang roboh di Mumbai, India, 16 Juli 2019. (Foto: AFP).

Seorang Perempuan Diselamatkan dari Reruntuhan Gedung Mumbai

Internasional india gedung roboh
Fajar Nugraha • 17 Juli 2019 20:03
Mumbai: Tim penyelamat menarik seorang wanita dari puing-puing sebuah bangunan Mumbai sehari setelah runtuh. Tetapi dua anaknya yang masih kecil tidak selamat.
 
Baca juga: Gedung Roboh di Mumbai, 4 Orang Tewas.
 
Sementara jumlah korban tewas akibat tragedi itu meningkat menjadi 13. Hujan lebat pada Selasa menjebak lebih dari 40 orang setelah bangunan itu runtuh di daerah Dongri, Mumbai.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Para penyelamat dan sukarelawan berjuang untuk melakukan pencarian mereka di antara jalan-jalan sempit.
 
"Kami menyelamatkan Alima Indrasi yang berusia 28 tahun dengan kedua anaknya dini hari Rabu pagi," kata Juru Bicara Pasukan Bencana Nasional (NDRF) India Sachidanand Gawde kepada AFP, Rabu, 17 Juli 2019.
 
"Dia menderita luka-luka tetapi sedang menjalani perawatan dan anak-anaknya tidak selamat. Kami berharap masih ada beberapa korban yang akan selamat,” imbuhnya.
 
Dia mengatakan operasi penyelamatan berada pada tahap akhir. Juru bicara manajemen bencana Tanaji Kamble menambahkan bahwa 13 mayat telah ditemukan sejauh ini.
 
Penderitaan warga di gedung berusia 100 tahun itu, yang akan dibangun kembali, telah menyoroti kondisi berbahaya infrastruktur tua Mumbai.
 
Tragedi itu adalah keruntuhan kedua yang melanda Mumbai dalam dua minggu dan yang ketiga di negara bagian Maharashtra.
 
Sebuah tembok runtuh di kota itu menewaskan 30 orang pada bulan Juli, dan 15 orang meninggal di kota terdekat Pune ketika tembok lain mengalah bulan sebelumnya.
 
Bangunan runtuh di Mumbai, rumah bagi sekitar 20 juta orang, adalah umum selama musim hujan dengan struktur reyot yang tertekuk di bawah beban hujan terus menerus.
 
Di seluruh Asia Selatan, hujan deras telah menyapu rumah-rumah, memicu tanah longsor dan merenggut sedikitnya 200 nyawa.
 
Perdana Menteri Narendra Modi pada Selasa mentweet belasungkawa kepada keluarga para korban, menggambarkan insiden itu sebagai ‘kesedihan’.
 

(FJR)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif