Topan yang dikenal oleh warga setempat dengan sebutan 'Ruby' saat ini menyapu sebagian wilayah Filipina. Tetapi hal yang terburuk belum terlihat.
Kota Tacloban yang sempat dihantam topa parah 2013 lalu, menunjukkan kerusakan yang disebabkan oleh Hagupit. Pohon dan aliran listrik terputus di kota yang ribuan orang tewas dalam terjangan topan tahun lalu.

Hingga saat ini, lebih dari satu juta warga dibawa ke tempat penampungan dari wilayah pesisir, termasuk di Samar dan Provinsi Leyte. Warga yang tinggal di wilayah yang kerap dilanda longsor, juga sudah dipindahkan.
"Kami tidak bisa masuk ke wilayah bencana. Wilayah utara ataupun selatan tidak bisa kami masuki karena pohon tumbang dan aliran listrik putus," ujar anggota Kongres wilayah Samar Ben Evardone, seperti dikutip Reuters, Minggu (7/12/2014).

Radio setempat melaporkan setidaknya dua orang tewas di Samar. Namun laporan tersebut belum bisa dikonfirmasi oleh pihak berwenang.

Topan Hagupit sendiri sudah melemah menjadi topan kategori tiga, atau sekira dua level di bawah kategori topan super. Namun topan ini masih menyisakan hujan deras dan masih berpotensi menyisakan bencana.
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News