Perempuan yang diidentifikasi sebagai Miming Listiyani, diduga dibunuh oleh Khanh Thanh Ly dan mayatnya ditemukan pada Kamis 7 April malam waktu setempat.
Temuan mayat ini diawali adanya laporan kepada polisi mengenai teriakan di bagian Dermaga Cabarita. Lokasi ini merupakan tempat wisata malam ternama di sepanjang Sungai Parramatta di Sydney.
Polisi tiba pada Kamis, pukul 11.30 malam dan menemukan Khanh dalam kondisi telanjang. Dia berdiri di samping jasad Miming di pinggiran sungai.
Saat didekati, pria berusia 35 tahun itu mencoba melarikan diri. Namun akhirnya polisi bisa meanangkapnya dan membawanya ke Kantor Polisi Burwood. Khanh pun masih ditahan hingga saat ini.
Pihak Kepolisian New South Wales terus berupaya memecahkan teka-teki dari situasi aneh yang berujung pada kematian Miming. Pemeriksaan pun dilakukan di sekitar penemuan mayat.
Beberapa jejak darah tersapu dari jalur pejalan kaki dan sebuah mobil. Sepasang sepatu dan kartu bank yang diketahui milik Miming ditemukan di lokasi kejadian.
Warga yang berada di dekat lokasi kejadian, Carmen Munos mengatakan, dia tidak tahu korban atau pelaku pembunuhan. Dirinya juga tidak mengetahui apa yang dilakukan keduanya di depan rumahnya.
"Saya kira mereka menginginkan uang (dari korban)," ujar Munos, seperti dikutip AAP, Jumat (8/4/2016).
"Kartu bank, visa atau apapun berada di lokasi kejadian dengan darah terlihat," lanjutnya.
Sementara warga lainnya yang bernama Leonato Tattoli mengatakan bahwa polisi memfokuskan pencarian di sekitar mobil pelaku. Tampak jejak darah berada di mobil itu.
Polisi pun menggeledah rumah Khanh di Sydney pada Jumat. Mereka mengamankan bukti dari dalam rumah dan menyita sebuah mobil.
Polisi juga menjelaskan bahwa kedua orang ini saling mengenal satu sama lain. Tetapi mereka tidak menjelaskan secara detail hubungan antara keduanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News