Annual Meeting IMF-WB 2018

Lima Saran Presiden Jokowi untuk Kemajuan ASEAN

Annisa ayu artanti 11 Oktober 2018 19:25 WIB
aseanIMF-World Bankindonesia-asean
Lima Saran Presiden Jokowi untuk Kemajuan ASEAN
Presiden Joko Widodo dan Perdana Menteri Singapura Lee Hsien Loong pada pertemuan ASEAN Leaders gathering di Bali, Kamis 11 Oktober 2018. (Foto: Annisa Ayu Artanti/Medcom.id).
Nusa Dua: Dalam acara pertemuan pemimpin negara se-ASEAN (ASEAN Leader's gathering/ALg) Presiden Republik Indonesia Joko Widodo (Jokowi) menggagas lima hal untuk dilakukan oleh anggota negara kawasan ASEAN.

Baca juga: Jokowi Pimpin Pertemuan Kepala Negara se-Asean.

"Dalam pertemuan saya menyinggung beberapa hal," kata Jokowi saat press statement bersama dengan Perdana Menteri Singapura, Lee Hsien Loong di Hotel Sofitel, Nusa Dua, Bali, Kamis 11 Oktober 2018.
 
Jokowi menyebutkan gagasan yang pertama adalah bagaimana membuat mekanisme kerja sama antar negara untuk pembangunan berkelanjutan. Khususnya, pembangunan daerah pasca bencana.
 
Seperti diketahui pada akhir Juli dan September lalu, Lombok dan Sulawesi Tengah diguncang gempa dan tsunami. Akibatnya, daerah terdampak bencana itu mengalami kerusakan.
 
"Pertama pentingnya mulai dipikirkan mekanisme kerja sama kawasan dan global bagi pembangunan berkelanjutan pascabencana," sebut Jokowi.
 
Kemudian, Jokowi melanjutkan, kepada pemimpin negara ASEAN ia menghimbau untuk mengutamakan Sustainable Development Goals (SDGs)  dalam setiap pembangunan masing-masing negara.
 
Ketiga mengenai sinergi antar organisasi kawasan dan organisasi internasional, serta lembaga keuangan. Menurutnya, sinergi antar negara itu sangat penting untuk membantu pencapaian SDGs kedepannya.
 
"Terkait dengan ASEAN, penting bagi ASEAN dan PBB untuk terus mensinergikan ASEAN Community vision 2025 dengan Development Agenda 2030," ungkap dia.
 
Selain itu, terkait masalah pendanaan, Jokowi juga mendorong negara-negara ASEAN untuk menggunakan pemakaian sumber pendanaan inovatif, seperti blended finance.
 
"Kelima kemajuan teknologi harus digunakan untuk pencapaian SDGs dalam kaitan ini saya mencotohkan berkembangnya aplikasi Ruang Guru di Indonesia," pungkas dia.
 
ASEAN Leaders gathering yang dilaksanakan di sela-sela pertemuan IMF-World Bank di Bali ini, turut pula dihadiri oleh Sekretaris Jenderal ASEAN Lim Jock Hoi, Sekretaris Jenderal PBB, Antonio Guterres; Presiden Bank Dunia, Jim Yong Kim; dan Managing Director International Monetary Fund (IMF), Christine Lagarde.
 
Pertemuan diharapkan juga dapat meningkatkan efektivitas kerja sama, sinergi dan kolaborasi antara ASEAN dengan IMF, Bank Dunia dan PBB dalam menghadapi tantangan untuk promosi pertumbuhan berkelanjutan, mengatasi kesenjangan, dan membantu pencapaian SDGs.




(FJR)

Dapatkan berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

Powered by Medcom.id