Menurut dia, Everest sudah aman untuk didaki kembali, setelah gempa bumi 7,8 Skala Richter dan serangkaian gempa susulan memicu salju longsor di kawasan wisata populer tersebut.
"Tangga-tangga (di Everest) akan diperbaiki dalam dua hingga tiga hari ke depan dan pendakian akan berlanjut. Tidak ada alasan bagi semua orang untuk berhenti melakukan ekspedisi," tutur Gautam pada AFP, Kamis (30/4/2015).
Sekitar 800 pendaki berada di Everest saat salju longsor terjadi, menewaskan 18 di antara mereka. Salju dipicu gempa di Nepal, yang hingga saat ini sudah menewaskan lebih dari 5.500 orang.
Tim penyelamat menggunakan helikopter untuk mengevakuasi korban luka serius dari kamp di Everest. Gautam mengatakan sudah berdiskusi dengan para pendaki beserta pemandu lokal yang berniat tetap mendaki Everest.
"Tidak ada bukti ilmiah akan terjadinya gempa besar lain. Kami merasakan dataran (Everest) sudah cukup stabil untuk pendakian terlepas dari adanya beberapa gempa susulan," ungkap Gautam.
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News