Pemba Tamang, remaja berusia 15 tahun, berhasil bertahan hidup dengan air dan makanan yang super minim. Ia terus berteriak meminta tolong, hingga akhirnya bantuan pun datang.
"Dia berteriak terus selama berhari-hari. Minum air dari tetesan baju basah untuk tetap hidup," tulis jurnalis BBC Yogita Limaye di akun Twitter.
"Ada dua botol mentega (ghee) di dekatnya. Pemba memakan itu untuk bertahan," tulis dia lagi, yang mendapatkan informasi dari sejumlah dokter yang merawat Pemba.
Seorang komandan militer disanjung atas jasanya menarik Pemba dari balik reruntuhan. Warga sekitar pun bersorak gembira, memeriahkan suasana di tengah tragedi.
Sementara itu di Bhaktapur, seorang bocah perempuan berumur 11 tahun juga berhasil diselamatkan dari balik puing bangunan.
Menurut data terakhir pemerintahan Nepal, korban tewas gempa bumi sejauh ini mencapai lebih dari 5.500 orang.
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News