Bentrokan Kashmir, Tiga Pemberontak dan Warga Tewas
Demonstran bentrok dengan militer India di Batamaloo, Srinagar, Kashmir, 30 Desember 2016. (Foto: AFP)
Kashmir: Tiga terduga pemberontak tewas dalam baku tembak dengan pasukan India di wilayah sengketa Kashmir, Minggu 21 Oktober 2018. Tiga warga sipil juga tewas dalam sebuah ledakan di lokasi tersebut setelah baku tembak berakhir.

Militer India menyebut baku tembak terjadi saat pihaknya menyisir sebuah desa di Kulgam selatan usai menerima informasi adanya pemberontak yang bersembunyi. Baku tembak berlangsung selama beberapa jam, dan berujung pada tewasnya tiga pemberontak dan melukai dua prajurit India.

Seperti dikutip dari TRT World, warga setempat mengaku melihat tentara India yang meledakkan sebuah rumah saat terlibat baku tembak dengan pemberontak. Saat pertarungan berlangsung, sejumlah demonstran anti-India melempari batu ke arah tentara.


Pasukan India merespons dengan menembakkan peluru karet dan gas air mata ke arah pengunjuk rasa, yang melukai sedikitnya 35 orang. Setelah baku tembak berakhir, ratusan warga berkumpul di lokasi tersebut.

Sebuah ledakan terjadi saat warga berusaha memadamkan api di rumah yang terbakar. Satu warga sipil tewas di lokasi akibat ledakan, dan tujuh lainnya dilarikan ke rumah sakit dalam keadaan kritis. Dua warga dinyatakan meninggal usai sempat dirawat di rumah sakit.

SP Pani, seorang anggota kepolisian India, mengatakan bahwa warga tetap berkumpul di lokasi meski sudah diingatkan untuk menjauh. "Seseorang di antara kerumunan mengotak-atik sebuah bahan peledak, yang berujung pada insiden tragis tersebut," sebut Pani.

Kashmir terbagi antara India dan Pakistan sejak berakhirnya kekuasaan kolonial Inggris pada 1947. Tetapi kedua negara sama-sama mengklaim kawasan secara keseluruhan.

Hampir 70 ribu orang tewas dalam sengketa perbatasan antara pasukan India dan militan Pakistan di Kashmir sejak 1989.

 



(WIL)

Dapatkan berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

Powered by Medcom.id