Pengungsi Rohingya di Bangladesh. (Foto: AFP)
Pengungsi Rohingya di Bangladesh. (Foto: AFP)

PBB Periksa Kesiapan Bangladesh Pindahkan Pengungsi Rohingya

Internasional konflik myanmar bangladesh pengungsi rohingya
Sonya Michaella • 26 Maret 2019 07:50
Dhaka: Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) menyatakan pihaknya sedang memeriksa kesiapan Bangladesh untuk memindahkan ribuan pengungsi Rohingya ke pulau kecil.
 
Rencananya, Bangladesh akan memindahkan setidaknya 100 ribu pengungsi Rohingya ke pulau di Teluk Benggala, Bhashan Char. Hal ini dilakukan untuk mengurangi lonjakan pengungsi di Cox's Bazar dan Kutupalong.
 
Namun, para pakar telah memperingatkan bahwa pemindahan ke Bhashan Char akan menimbulkan masalah baru. Pasalnya, pulau tersebut kerap dilanda angin muson setiap tahun.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Kantor PBB di Dhaka pun merilis pernyataan bahwa PBB akan terlibat langsung dengan pemerintah Bangladesh dalam rencana pemindahan ini. Utamanya untuk memastikan pengungsi hidup aman di tempat baru.
 
Baca:PBB Desak Bangladesh Tidak Tutup Pintu untuk Rohingya
 
"Kami juga mengkaji operasional dari pulau di Bhasan Char, termasuk kerangka waktu dan biaya untuk pemindahan ribuan pengungsi Rohingya," sebut pernyataan kantor PBB di Dhaka, dikutip dari Channel News Asia, Selasa 26 Maret 2019.
 
Bhashan Char sendiri baru muncul pada tahun 2016 karena terendam air dan terletak di daerah pantai yang rawan banjir, angin topan dan cuaca ekstrem lainnya. Ratusan ribu orang tewas akibat dihantam bencana alam di sini.
 
Kendati demikian, pemerintah Bangladesh meyakini bahwa pemindahan ribuan pengungsi Rohingya sudah dapat dilakukan dan pulau tersebut sudah siap dihuni. Pemerintah juga telah membangun tanggul setinggi tiga meter, yang menurut mereka akan menahan gelombang pasang jika terjadi topan.
 
Baca:100 Ribu Rohingya Akan Direlokasi ke Pulau Terpencil
 
Sejauh ini, Bangladesh telah menghabiskan sekitar USD280 juta untuk mengubah jalur berlumpur menjadi jalan yang layak. Sejumlah pejabat PBB telah mengunjungi pulau itu namun akses terbuka belum diberikan kepada media.
 
Eksodus besar-besaran pengungsi Rohingya dari Rakhine, Myanmar ke Bangladesh terjadi pada Agustus 2017. Hingga saat ini, para pengungsi masih bersikeras tak mau kembali ke Rakhine dan memilih tinggal di kamp penampungan.

 

(WIL)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif