Staf Ahli bidang Kerja Sama Hubungan Internasional Kemenaker Suhartono. (Foto: Dok. Kemenaker)
Staf Ahli bidang Kerja Sama Hubungan Internasional Kemenaker Suhartono. (Foto: Dok. Kemenaker)

Indonesia Sepakati Pertukaran Informasi Pasar Kerja dengan Malaysia dan Thailand

Internasional berita kemenaker
Gervin Nathaniel Purba • 12 Juli 2019 11:08
Palembang: Indonesia, Malaysia dan Thailand sepakat bekerja sama untuk bertukar sistem informasi pasar kerja secara online. Diharapkan kerja sama tersebut dapat meningkatkan tenaga kerja kompetitif, meningkatkan mobilitas tenaga kerja, dan meningkatkan efisiensi pasar kerja dalam memperkuat konektivitas tenaga kerja.
 
"Pertukaran informasi pasar kerja akan membantu ketiga negara dalam mengisi pasar kerja sub regional, sehingga migrasi pekerja akan tepat sasaran, sesuai dengan kebutuhan dan ketersediaan tenaga kerja,” kata Staf Ahli bidang Kerja Sama Hubungan Internasional Kementerian Ketenagakerjaan (Kemenaker) Suhartono.
 
Hal tersebut disampaikan Suhartono saat membuka acara Workshop Peningkatan Peran Indonesia peran Kerja sama Indonesia-Malaysia-Thailand-Growth Triangle (IMT-GT): Evaluasi dan Tindak Lanjut Project Working Group on Human Resources Develompment, Eduacation, and Culture (WG HRD-EC) Indonesia, di Palembang, Sumatera Selatan, Kamis, 11 Juli 2019.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Kerja sama IMT-GT bukan kerja sama baru, tetapi mengikuti Implementation Blueprint (IB) 2017-2021. Untuk mewujudkan IB tersebut, Pemerintah telah memiliki dua proyek, yakni Jejaring Balai Latihan Kerja (Vocational Training Centre Networking /VTC-NET) dan Sistem Informasi Pasar Kerja (Labour Market Information System /LMIS).
 
Menurut Suhartono, saat ini telah dilakukan revitalisasi terhadap lembaga pelatihan kerja dalam upaya meningkatkan sumber daya manusia (SDM) daerah secara fokus, masif, dan perbaikan pelayanan informasi pasar kerja yang terintegrasi di tiga negara. Hal ini sebagai wujud konkret dalam mobilisasi tenaga kerja di wilayah sub regional.
 
"Kami juga mengimbau peran aktif pemerintah daerah dalam mendukung implementasi dua proyek dimaksud dan memberikan usulan proyek baru yang dapat diimplementasikan sesuai IB 2017-2021,” katanya.
 
Kerja sama IMT-GT merupakan kerja sama ekonomi sub regional yang terbentuk sejak 1993. Kerja sama itu sangat strategis dalam peningkatan perekonomian wilayah perbatasan antara Indonesia, Malaysia, dan Thailand.
 
Fokus kerja sama IMT-GT di sepuluh provinsi, yakni Banda Aceh, Sumut, Sumatera Barat, Kepulauan Riau, Sumatera Selatan, Riau, Babel, Jambi, Bengkulu, dan Lampung.
 
"Diharapkan working group HRD-EC ini mampu memberikan kontribusi positif terhadap kerja sama IMT-GT melalui kegiatan lebih konkret dan bermanfaat bagi Indonesia," ujar Suhartono.
 

(ROS)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif