NEWSTICKER
Dubes Arto Suryodiipuro (tiga kiri) dalam acara penyerahan keketuaan ANDC di New Delhi, India, 23 Januari 2020. (Foto: KBRI New Delhi)
Dubes Arto Suryodiipuro (tiga kiri) dalam acara penyerahan keketuaan ANDC di New Delhi, India, 23 Januari 2020. (Foto: KBRI New Delhi)

Indonesia Serahkan Estafet Keketuaan ANDC ke Laos

Internasional indonesia-india
Willy Haryono • 27 Januari 2020 07:19
New Delhi: Setelah mengemban mandat sebagai ketua ASEAN New Delhi Committee (ANDC) sejak Juli 2019 hingga Januari 2020, Duta Besar Indonesia untuk India, Arto Suryodipuro, secara resmi menyerahkan estafet kepengurusan ANDC kepada Dubes Laos, Mr. Bounneme CHOUANGHOM.
 
Prosesi serah terima keketuaan dilaksanakan pada Kamis 23 Januari di KBRI New Delhi, yang dihadiri oleh para Kepala Perwakilan dan diplomat negara-negara ASEAN.
 
Selain memberikan apresiasi atas dukungan yang diberikan kepada Indonesia, Dubes Arto Suryodipuro juga menyerukan kepada seluruh anggota ASEAN untuk memaksimalkan peran masing-masing dalam rangka mengedepankan kepentingan kerja sama ASEAN dan India serta mewujudkan kiprah komunitas ASEAN yang lebih solid di India.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Selama masa keketuaan Indonesia pada 2019-2020, KBRI New Delhi secara proaktif menyelenggarakan beberapa kegiatan strategis, antara lain pertemuan ANDC; Peringatan ASEAN Day; kunjungan Kepala Perwakilan negara-negara ASEAN ke negara bagian Manipur di wilayah North East India; pertemuan ANDC dengan Dubes Australia, New Zealand, Rusia, dan Jepang; serta pertemuan ANDC dengan Menteri Luar Negeri India.
 
Kegiatan-kegiatan tersebut selain untuk memperkuat soliditas ASEAN dan memahami isu-isu domestik, regional, dan global terkini, juga bertujuan meningkatkan visibilitas ASEAN di India.
 
Meski aktivitas ANDC di bawah keketuaan Indonesia terbilang aktif, Dubes Arto Suryodipuro mengutarakan kepada semua perwakilan ASEAN untuk lebih meningkatkan upaya menjaring kerja sama potensial multi-sektoral dan mengutamakan kegiatan substantif dan tidak sekadar yang bersifat seremonial.
 
Acara penyerahan keketuaan diawali dengan meninjau kegiatan-kegiatan yang telah dilaksanakan ANDC selama periode keketuaan Indonesia dan perencanaan kegiatan ANDC pada periode mendatang di bawah Laos.
 
Berdasarkan keterangan tertulis yang diterima Medcom.id, Senin 27 Januari 2020, keketuaan diserahkan secara resmi dengan penyerahan plakat bergilir lambang ASEAN yang berbahan kulit serta hiasan pernak-pernik dari Dubes Arto Suryodipuro kepada Dubes Laos, Mr. Bounneme CHOUANGHOM.
 
Diplomasi kuliner Indonesia tandai rampungnya Keketuaan Indonesia pada ANDC
 
Setiap momen merupakan peluang promosi, termasuk dalam berbagai kesempatan pertemuan yang diselenggarakan oleh KBRI New Delhi. Untuk itu, Dubes Arto Suryodipuro senantiasa menyertakan diplomasi kuliner Indonesia dalam berbagai kesempatan. Keberhasilan promosi kuliner di luar negeri menurutnya mampu menciptakan pandangan dan reputasi positif yang memberikan dampak pada peningkatan angka kunjungan wisatawan India ke Indonesia.
 
Tidak heran jika dapur Wisma Indonesia KBRI selalu sibuk menyajikan menu-menu khas nusantara bagi para tamu KBRI, dan hasilnya cukup efektif, bahwa kuliner Indonesia semakin menarik hati pecinta kuliner mancanegara.
 
Seperti halnya di kalangan anggota Gastronomy Club of Delhi, sebuah kelompok pecinta kuliner mancanegara yang beranggotakan para dubes dan tokoh-tokoh penting India. Menurut mereka masakan Indonesia menjadi yang paling diminati di India.
 
Kali ini KBRI New Delhi memanjakan lidah para tamu undangan dengan ragam menu nusantara, antara lain Sop Bakso Ayam dan Siomay (isi tahu, kentang, pare dan telur puyuh) sebagai hidangan pembuka. Sementara untuk hidangan utama, disajikan Nasi Ulam Betawi, Ikan Tenggiri Rica-rica, Pepes Tahu Jamur, Rendang Daging, Oseng Buncis Udang dan tidak ketinggalan menu favorit Sate Ayam dan Sate Kambing bumbu kacang. Strawberry Panna Cotta, Onde-onde dan Kue Talam Pandam menjadi hidangan penutup.
 
Indonesia Serahkan Estafet Keketuaan ANDC ke Laos
Siomay menjadi salah satu menu yang disajikan untuk para tamu. (Foto: KBRI New Delhi)
 
Selain Kepala Perwakilan negara-negara ASEAN, turut hadir pada jamuan makan malam beberapa editor media nasional, yakni Economic Times, India Today, Hardnews, dan Times Now (TV). Mr. Sanjay Kapoor dari Hardnews tak bisa menyembunyikan kekagumannya atas kelezatan hidangan khas Indonesia. "Saya beruntung berkesempatan merasakan masakah Indonesia yang otentik," ucapnya.
 
Kerja sama bisnis sektor kuliner Indonesia di India dinilai bisa menjadi peluang cukup menjanjikan karena peminatnya yang cukup besar. Meski saat ini baru ada satu rumah makan Indonesia bernama "Sambal" di Hyderabad, namun menu khas Indonesia sudah hadir di beberapa hotel berbintang dan restoran berkelas internasional di New Delhi. Menu yang dihadirkan beragam, seperti nasi goreng, sate, rendang dan soto ayam.

 

(WIL)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif