153 WNI Ditahan dalam Penggerebekan Panti Pijat Malaysia
Mobil polisi otoritas Malaysia. (Foto: AFP)
Kuala Lumpur: Sebanyak 153 Warga Negara Indonesia (WNI) ditahan otoritas Malaysia dalam penggerebekan panti pijat.

Serangkaian penggerebekan ini sudah dilakukan otoritas Malaysia sejak Januari hingga Mei 2018. 

Total 505 panti pijat di Malaysia digerebek karena diduga menawarkan layanan prostitusi. Tak hanya WNI, banyak warga negara asing pun ditangkap.


Berdasarkan laporan, selain 153 wanita Indonesia, ada pula 434 wanita Thailand, 285 wanita Vietnam, 142 wanita Tiongkok dan 34 wanita Filipina.

"Wanita Thailand berada di jumlah tertinggi dari penangkapan ini. Umumnya, mereka menggunakan visa turis untuk masuk ke Malaysia," kata Kepala Departemen Investigasi Kriminal Wan Ahmad Najmuddin, dikutip dari Channel News Asia, Kamis 14 Juni 2018.

"Ada beberapa warga asing lain yang ditangkap yaitu dari Kamboja, Myanmar, Laos dan Bangladesh," lanjut dia.

Dari seluruh penggerebekan itu, kepolisian Malaysia sudah menahan lebih dari 1.000 orang yang diduga terlibat prostitusi.

Hingga kini, mereka masih dalam tahanan polisi dan akan diproses lebih lanjut apakah benar mereka menawarkan prostitusi terlarang di sejumlah layanan panti pijat dan spa.




(FJR)

metro tv
  • Opsi Opsi
  • kick andy Kick Andy
  • economic challenges Economic Challenges
  • 360 360