Indonesia dan Palestina meningkatkan kerja sama perdagangan melalui workshop 'Export-led Prosperity, Made in Palestine'. Foto: Medcom.id/Marcheilla Ariesta.
Indonesia dan Palestina meningkatkan kerja sama perdagangan melalui workshop 'Export-led Prosperity, Made in Palestine'. Foto: Medcom.id/Marcheilla Ariesta.

Palestina Promosikan Produk ke Pengusaha Indonesia

Internasional indonesia-palestina
Marcheilla Ariesta • 24 Juli 2019 15:49
Jakarta: Indonesia dan Palestina berupaya meningkatkan kerja sama perdagangan melalui workshop 'Export-led Prosperity, Made in Palestine'. Kegiatan ini bertujuan untuk memperkenalkan produk dagang Palestina ke pengusaha-pengusaha Indonesia.
 
Sekretaris Direktorat Jenderal Negosiasi Perdagangan Internasional Kementerian Perdagangan RI Moga Simatupang mengatakan kegiatan ini dapat memperkuat hubungan kedua negara. Menurut dia, hubungan perdagangan Indonesia-Palestina penting ditingkatkan.
 
"Melalui acara ini, diharapkan mitra bisnis potensial di Indonesia mendapat informasi lengkap mengenai potensi perdagangan dan investasi di Palestina," tutur Moga, di Hotel Borobudur, Jakarta, Rabu, 24 Juli 2019.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Selain itu, Pemerintah Indonesia pun bisa mendapatkan masukan untuk menentukan langkah-langkah kerja sama lebih lanjut dengan Pemerintah Palestina.
 
Workshop ini dihadiri sejumlah pengusaha Indonesia dari berbagai sektor, Japan International Cooperation Agency (JICA), dan Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI).
 
"Indonesia berharap pihak Palestina dapat menawarkan peluang perdagangan dan investasi secara detail sehingga dalam pertemuan ini dapat terjadi pertukaran business to business (B2B) antara apa yang dibutuhkan Palestina dan apa yang dapat ditawarkan Indonesia untuk memenuhi kebutuhan itu," tambahnya.
 
Senada dengan Moga, Wakil Ketua Kamar Dagang dan Industri Indonesia (Kadin) bidang Hubungan Timur Tengah Mufti Hamka Hasan percaya lokakarya itu akan memperkuat hubungan pebisnis kedua negara.
 
"Saya yakin pertemuan ini akan menjadi platform yang layak agar komunitas bisnis dari kedua negara dapat memperkuat kolaborasi yang saling menguntungkan," ujar Mufti.
 
Direktur Perkembangan Perdagangan dari Kementerian Palestina Jawad Al Muty mengatakan dirinya percaya bahwa kunjungan delegasi Palestina ke Indonesia akan memberikan dampak besar bagi kerja sama ekonomi dan bisnis kedua negara. Menurutnya, Indonesia merupakan ekonomi terbesar di Asia Tenggara dan menjadi pintu gerbang bisnis di kawasan ini.
 
"Tantangan bagi komunitas bisnis dari kedua belah pihak adalah bagaimana kita dapat memanfaatkan peluang untuk menghasilkan keuntungan bersama. Kadin senang hubungan antara Indonesia dan Palestina tetap kokoh dan terjalin dengan persahabatan tulus," pungkas dia.
 

(FJR)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif