BJ Habibie. Foto: Antara/Puspa Perwitasari
BJ Habibie. Foto: Antara/Puspa Perwitasari

Habibie dan 'Titik Merah Kecil' Singapura

Internasional Habibie Meninggal Dunia
Sonya Michaella • 12 September 2019 12:24
Singapura: Presiden ketiga RI BJ Habibie telah berpulang. Namun, karyanya untuk bangsa dan negara atau di dunia internasional akan tetap dikenang.
 
Termasuk celotehannya ketika ia menyebut Singapura sebagai Little Red Dot atau 'titik merah kecil' di peta dunia. Media online Strait Times menyebut, Habibie adalah presiden Indonesia dengan masa pemerintahan terpendek, namun transformatif.
 
Ungkapan tersebut diucapkan Habibie ketika dirinya menjabat sebagai presiden. Dalam sebuah wawancara dengan Asian Wall Street Journal, Habibie mengatakan Singapura terlambat mengucapkan selamat kepada dirinya usai dilantik sebagai presiden.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Habibie juga menganggap Singapura kurang mengganggap Indonesia sebagai sahabat ketika dilanda krisis ekonomi.
 
"Tidak masalah bagi saya. Tetapi lihatlah peta. Semua area hijau adalah Indonesia, dan titik merah kecil itu adalah Singapura," ucap Habibie, kala itu, dikutip dari Strait Times, Kamis 12 September 2019.
 
Meski demikiran, Strait Times menyebut Habibie adalah sosok yang membentuk Indonesia menjadi negara reformasi dan demokratis serta mengizinkan referendum kemerdekaan untuk Timor Leste usai turunnya Presiden Soeharto.
 
Akibat ucapan Habibie kala itu, Singapura kini bangga dan terkadang masih menyebut bahwa negaranya adalah titik merah kecil di peta dunia.
 
"Dari julukan Habibie saat itu, Singapura bangga sebagai titik merah kecil untuk mengatasi keterbatasan kita dan menjadi negara yang cukup penting di dunia," tulis Strait Times.
 
Perdana Menteri Singapura Lee Hsien Loong pun pernah berkata, 'Little Red Dot' BJ Habibie telah menjadi kosakata sehari-hari penduduk Singapura.
 
Sementara itu, Menteri Koordinator Keamanan Nasional Teo Chee Hean yang juga berteman dengan Habibie datang ke Jakarta untuk memberi penghormatan terakhir, mewakili Singapura.
 
Kedutaan Besar Singapura di Jakarta juga menyampaikan duka cita mendalam atas wafatnya Habibie.
 
BJ Habibie tutup usia pukul 18.05 WIB di Rumah Sakit Pusat Angkatan Darat (RSPAD) Gatot Soebroto, Jakarta.
 
Habibie yang wafat di usia 83 tahun merupakan teknorat kelas dunia yang juga Bapak Dirgantara Indonesia. Jasadnya akan dimakamkan di sebelah makam istrinya yang tercinta, Hasri Ainun Besari atau Ainun Habibie, di Taman Makam Pahlawan Kalibata.

 

(FJR)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif