Antara 1986 hingga 1991, lebih dari dua juta petugas polisi dikerahkan untuk mencoba dan menemukan orang yang memperkosa serta membunuh perempuan di daerah pedesaan Hwaseong, Seoul Selatan.
Mereka menyelidiki sekitar 21.000 orang dan membandingkan sidik jari sekitar 20.000 lebih tanpa hasil, dan kasus tersebut mengilhami pembuatan film box office Korea Selatan Bong Joon-ho tahun 2003 mengenai ‘Memories of Murder’.
“Tetapi menggunakan teknik forensik terbaru untuk mengambil DNA dari kejahatan lama, petugas telah mengidentifikasi Lee Chun-jae, 56 tahun, sebagai tersangka. Dia setidaknya terlibat dalam tiga pembunuhan,” kata Ban Gi-soo dari Kantor Polisi Provinsi Gyeonggi Nambu, seperti dikutip Channel News Asia, Jumat, 20 September 2019.
“Sampel dikumpulkan dari bukti termasuk pakaian dalam korban yang cocok dengan Lee,” imbuh Ban.
Tersangka saat ini menjalani hukuman seumur hidup karena memperkosa dan membunuh saudara iparnya pada tahun 1994. Tetapi dirinya membantah keterlibatan dalam pembunuhan Hwaseong dan undang-undang pembatasan telah berakhir, yang berarti ia tidak akan dituntut.
“Saya menyatakan belasungkawa kepada para korban dan keluarga mereka, serta masyarakat Korea, karena tidak mampu menyelesaikan kasus ini untuk waktu yang lama. Kami akan melakukan yang terbaik untuk menemukan kebenaran dengan rasa tanggung jawab historis,” ucap Ban kepada wartawan.
Korban pembunuh Hwaseong berkisar dari remaja hingga wanita berusia 70-an.
Penulis: Fitri Nur Rizkyani
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News