Menlu Retno Marsudi (kanan) saat berbincang-bincang dengan Menlu Pantai Gading Marcel Amon-Tanoh di sela Sidang Majelis Umum PBB di New YorkAS, Senin 23 September 2019. (Foto: Kemenlu RI)
Menlu Retno Marsudi (kanan) saat berbincang-bincang dengan Menlu Pantai Gading Marcel Amon-Tanoh di sela Sidang Majelis Umum PBB di New YorkAS, Senin 23 September 2019. (Foto: Kemenlu RI)

Indonesia Siap Bangun 1.500 Rumah di Pantai Gading

Internasional Sidang Majelis Umum PBB 2019 Indonesia-Pantai Gading
Willy Haryono • 24 September 2019 12:47
New York: Indonesia siap membantu membangun 1.500 unit rumah di Pantai Gading dalam skema kerja sama infrastruktur perumahan sosial.
 
Proyek pembangunan ini dibicarakan Menteri Luar Negeri Retno Marsudi dengan Menlu Pantai Gading Marcel Amon-Tanoh di sela Sidang Majelis Umum Perserikatan Bangsa-Bangsa di New York, Amerika Serikat, Senin 23 September 2019.
 
"Kami telah menandatangani kerangka kerja sama untuk konstruksi 1.500 unit perumahan sosial di kota Songon," kata Menlu Retno kepada awak media.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Perumahan ini akan siap dibangun oleh WIKA, nilainya sekitar USD200 juta (setara Rp2,8 triliun). Kita sampaikan bahwa Indonesia siap menjadi bagian dari pembangunan infrastruktur mereka," lanjutnya.
 
Ketertarikan Pantai Gading dalam bidang infrastruktur ditunjukkan lewat kehadiran mereka dalam Infrastructur Dialogue yang digelar di Indonesia bulan lalu.
 
Selain soal perumahan, Menlu Retno dan Menlu Marcel membicarakan kerja sama ekonomi lainnya. Indonesia memandang Pantai Gading sebagai mitra penting di bidang ekonomi, terutama atas potensinya sebagai negara penghasil kakao atau bubuk cokelat.
 
Menlu Retno juga mendorong Pantai Gading untuk mengeksplorasi kemungkinan menyepakati kerja sama konkret dengan Indonesia. Salah satu yang menjadi usulan Menlu Retno adalah usaha patungan atau joint venture di bidang cokelat.
 
Dalam konteks kawasan, Indonesia telah mengusulkan agar RI dan Komunitas Ekonomi Negara-Negara Afrika Barat (ECOWAS) dapat memulai negosiasi mengenai pakta perdagangan Preferential Trade Agreement (FTA).
 
"Pantai Gading berjanji akan membantu mengkomunikasikan usulan kita ke sekretariat ECOWAS agar FTA ini dapat segera dinegosiasikan," ucap Menlu Retno.

 

(WIL)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif