ISIS Klaim Dalangi Serangan Teror di Mapolda Riau

Marcheilla Ariesta 17 Mei 2018 12:50 WIB
Teror di Mapolda Riau
ISIS Klaim Dalangi Serangan Teror di Mapolda Riau
Mobil yang digunakan para terduga teroris di Mapolda Riau. (Foto: MI/ Rudi Kurniawansyah).
Jakarta: Kelompok Islamic State (ISIS) mengklaim bertanggung jawab atas serangan teror di Markas Polda Riau pada Rabu 16 Mei 2018. Klaim ini diungkapkan ISIS lewat kantor berita Amaq.

Laman The Straits Times, Kamis 17 Mei 2018 melaporkan ISIS tidak menyertakan bukti yang mendukung klaimnya tersebut.

"Kelompok militan ISIS, yang mengklaim bertanggung jawab atas serangkaian serangan di Provinsi Jawa Timur, mengatakan berada di belakang serangan di Pekanbaru," demikian dikutip dari The Straits Times.


Sekelompok orang menyerang Mapolda Riau pada Rabu pagi pukul 09.00 WIB. Sebanyak lima terduga teroris menerobos masuk pagar markas kepolisian menggunakan mobil dan menyerang beberapa personel kepolisian.

Penyerangan dilakukan dengan senjata tajam berupa pedang samurai. Akibatnya, seorang anggota polisi gugur dan dua personel lainnya terluka. Seorang wartawan ikut terluka akibat serangan tersebut.

Klaim ISIS ini merupakan yang ketiga kalinya setelah kelompok pimpinan Abu Bakr Al-Baghdadi itu ikut mengaku bertangung jawab atas teror bom yang menyerang tiga gereja di Surabaya pada akhir pekan kemarin.

ISIS juga mengklaim berperan dalam kerusuhan yang terjadi di Mako Brimob Kelapa Dua, Depok, Jawa Barat, pada 8 Mei lalu.



(WAH)