Pengentasan Korupsi Menjadi Fokus Pemerintahan Jokowi dan Mahathir
Presiden Joko Widodo saat bertemu dengan Mahathir Mohamad di Malaysia pada 2015 lalu (Foto: New Straits Times).
Jakarta: Kunjungan Perdana Menteri Malaysia Mahathir Mohamad ke Indonesia dianggap unik. Pasalnya, pria 92 tahun itu memiliki beberapa kesamaan fokus pemerintahan dengan Presiden Joko Widodo.
 
Baca juga: Tiba di Jakarta, Mahathir Akan Dijemput Presiden Jokowi.
 
Salah satu fokus yang merupakan kesamaan keduanya adalah mengenai pengentasan korupsi. Disebutkan bahwa Mahathir terpilih karena masyarakat Negeri Jiran tidak percaya lagi pada kepemimpinan Najib Razak sebab kasus korupsi 1MDB yang menghantuinya.
 
"PM Mahathir diketahui berhasil terpilih kembali jadi perdana menteri dan mengentaskan korupsi menjadi kesakaan kedua pemimpin," ucap Arrmanatha dalam jumpa pers di Kementerian Luar Negeri, Jakarta Pusat, Kamis 28 Juni 2018.
 
Menurut Arrmanatha, Presiden Jokowi juga saat ini sangat berfokus dalam memberantas korupsi. Kemungkinan, ujar Arrmanatha, dalam pertemuan tersebut kedua pemimpin akan berkesempatan bertukar pikiran dalam mengatasi masalah korupsi. "Itu karena komitmen yang sama kedua pemimpin," tukasnya.
 
Selain mengentaskan korupsi, kedua pemimpin juga sama-sama berfokus pada pengembabgan infrastruktur, pelayanan kesejahteraan dan kesehatan masyarakat, serta kebhinekaan.
 
Jelang pemilihan kepala daerah kemarin, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) tengah gencar mmenangkap para pemimpin kepala daerah yang ketahuan menyelewengkan dana masyarakat. Di antara para tersangka adalah Gubernur Jambi Zumi Zola.
 
Sementara di Malaysia, usai pemilihan umum berakhir sekitar sebulan lalu, kasus 1MDB yang menarik Najib Razak kembali dibuka. Najib 'ditelanjangi' dan seluruh hartanya diperiksa pihak berwajib.



(FJR)

metro tv
  • Opsi Opsi
  • kick andy Kick Andy
  • economic challenges Economic Challenges
  • 360 360