Rumah Sakit Indonesia di Gaza ditambah kapasitasnya untuk merawat pasien. Foto: Dok/Metro TV
Rumah Sakit Indonesia di Gaza ditambah kapasitasnya untuk merawat pasien. Foto: Dok/Metro TV

Newsline

Organisasi MER-C Ungkap Kendala Pembangunan Rumah Sakit Indonesia di Gaza

MetroTV • 24 September 2021 16:00
Jakarta: Organisasi sosial kemanusiaan Medical Emergency Rescue Committee (MER-C) telah menyelesaikan pembangunan tahap dua Rumah Sakit Indonesia di Bayt Lahiya, Gaza, Palestina. Namun, pembangunan rumah sakit ini disebut tak luput dari sejumlah kendala.
 
Ketua Presidium MER-C Sarbini Abdul Murad menjelaskan, pandemi covid-19 yang tengah menerpa dunia membuat akses distribusi alat kesehatan (alkes) terhambat di perbatasan Mesir. Sebanyak empat traktor disebut belum mendapatkan izin masuk ke Gaza.
 
"Masih banyak yang tertahan, ada lima kontraktor tapi baru satu yang di acc untuk bisa masuk ke Gaza. Kalau diestimasikan dengan biaya sekitar Rp31 miliar," kata Sarbini dalam tayangan Newsline Metro TV pada Jumat, 24 September 2021.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Menurut Sarbini, Kementerian Luar Negeri (Kemenlu) sudah melakukan berbagai pendekatan diplomatik terhadap Pemerintah Mesir. Ia menambahkan, Kementerian Kesehatan Palestina pun telah menyurati MER-C guna mempercepat pelaksanaan fungsi rumah sakit ini.
 
"Hal yang penting untuk disikapi bersama dan mendiskusikan kedepan untuk bisa melakukan pendekatan-pendekatan secara diplomatik kepada Mesir," jelas Sarbini.
 
Pembangunan rumah sakit ini pun tak henti mendapat dukungan dari sejumlah pihak. Langkah ini disebut bertujuan menambah daya tampung akibat kepadatan pasien di rumah sakit terbesar kedua di jalur Gaza.
 
"Kita mensupport apa yang dilakukan MER-C, ini adalah sebuah kegiatan kemanusiaan dan kita wajib membantu saudara-saudara kita yang sangat membutuhkan," ujar Ketua Dompet Kemanusiaan Media Group, Ali Sadikin dalam tayangan yang sama.
 
Hingga kini, MER-C disebut telah menyiapkan berbagai relawan guna kembali melakukan aksi kemanusiaan. Kondisi yang tengah membaik dinilai menjadi kesempatan bagi sejumlah tim dan relawan untuk memulai berbagai aktivitas medis.
 
"Mudah-mudahan dalam waktu dekat ini kita bisa melakukan aksi kemanusiaan ke Gaza, sehingga bantuan bisa disalurkan sesuai dengan peruntukannya," terang Sarbini. (Nadia Ayu)
 
(MBM)



LEAVE A COMMENT
LOADING

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif